Tampilkan postingan dengan label Tips Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Spiritual. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Januari 2013

CARA MENANGGULANGI ILMU SANTET,dll


Untuk menanggulangi praktek ilmu santet, tenung, jenggis dan sebangsa saya mengijasahkan bagi sedulur semua.untuk digunakan dikala ada serangan gaib yg datang. Bacalah ” INNA LILLAHI WAIN NA ILAIHI ROJIUN ” di baca 7x tahan nafas. Insya Allah serangan gaib itu akan balik kepengirimnya. Ilmu ini tidak puasa dan langsung bisa digunakan. Kuncinya yakin dan memohon rohmatnya agar kita senantiasa dapat perlindungannya

Dan satu lagi mantra kejawen yg sudah terbukti keampuhannya untuk mengusir jin jin jahat kiriman dukun dukun santet.

” KAKANG GOMBAK ADIK KUNCUNG. KOWE KROMO WURUNG AKU KOMO DADI ,KOWE OJO GANGGU AKU, AKU ORA GANGGU KOWE, KOWE SLAMET AKU YO SLAMET” dibaca 9x habis sholat untuk wirid rutin.

Insya Allah jin jin kiriman dukun dukun golongan hitam tunduk dan menyingkir jauh dari kita. Terima kasih, buat siapa saja yg mau mengamalkan monggo.

Dan untuk wirid habis sholat agar kita aman dari ganguan gaib. “BISMILLAHI INNA ANNA AMANNA JAYA SAMPURNA” dibaca 7x tahan nafas habis sholat lima waktu. Insya Allah semua serangan gaib bentuk apapun tidak akan sampai ke tubuh kita. Dan kita akan dapat perlindungan dari gusti Allah sehari semalam.selama kita masih baca doanya.

SHOLAWAT MOHON AMPUNAN


====ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA AALIHII WA’ITRATIHII BI ‘ADADI KULLI MA’ LUUMIL-LAKA ASTAGHFIRULLAAH AL ‘AZHIM LA ILAAHAA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIH. YAA HAYYU YAA QAYYUUM =====

Semoga melimpahkan Berkah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga besarnya dan keturunannya menurut jumlah segala sesuatu yang diketahui-Mu. Saya memohon pengampunan dari Yang Maha Agung, Tiada Dia selain Allah, Yang Maha Sempurna Hidup dan Diri berkelanjutan dan aku berbalik kepada-Nya dengan pertobatan. Wahai Yang Sesungguhnya Hidup dan Maha Sempurna.

Sholawat ini juga dirumuskan oleh Uwais Al Qorni. Seorang pemuda bermata biru yang hidup sezaman dengan Rasulullah SAW, ahli membaca Al-Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.
Pemuda dari Yaman ini yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.

Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak memengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur.

Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi Pertempuran Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat?

Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya.

Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata, “Pergilah wahai anakku! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah Sayyidah Fathimah binti Muhammad SAW, sambil menjawab salam Uwais.

Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang.

Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”.

Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada Sayyidah Fathimah a.s. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rasulullah SAW, Sayyidatina Fathimah a.s. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi Sayyidah Fathimah a.s., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

Rasulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada Imam Ali bin Abi Thalib a.s. dan Umar bin Khattab dan bersabda, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan Abu Bakar telah di estafetkan Khalifah Umar bin Khattab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Ia segera mengingatkan kepada Imam Ali a.s. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka.

Di antara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan salat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais.

Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais al-Qorni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Imam Ali a.s. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka.

Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah, “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata, “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”.

Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais, waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan salat di atas air.

Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Wahai waliyullah,” Tolonglah kami!” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi, “Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!” Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata,

“Apa yang terjadi ?”
“Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak?” tanya kami.
“Dekatkanlah diri kalian pada Allah!” katanya.
“Kami telah melakukannya.”
“Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaani rrohiim!”

Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut.

Lalu orang itu berkata pada kami ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? “Tanya kami.

“Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat.

Kemudian kami berkata lagi kepadanya, “Sesungguhnya harta yang ada dikapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.”

“Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.

“Ya, “jawab kami. Orang itu pun melaksanakan salat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke Rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya.

Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan Umar bin Khattab)

Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.

Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.

Inilah keistimewaan Uwais dibanding orang kebanyakan karena jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya.

ILMU PENGLARISAN USAHA



Puasa Mutih 7 hari
Tapa pati geni 2 malam
Rapalan Ilmu Penglarisan (dibaca sebanyak 3x sambil menahan nafas), saat membuka dan mengawali tempat usaha. Bila sudah ada tempat usaha atau usaha sudah berjalan, maka amalan ini juga bisa dilakukan dengan niat melakukan usaha baru yang lebih barokah atas ijin Tuhan Yang Maha Esa.
Rapalnya sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohiim,
Dzat Sir Jasmani, Sami Jasmani
Ingsun Rohilapi, Tut Kathut Kumalikut Dening Aku Kabeh
Wong Sabuwono Kabeh
Lanang lan Wadhon, Gedhe lan Cilik
Soko Kersaning Allah

Amat bagus bila ditambah dengan wirid yang namanya wirid Antarobbi sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohim, Allohuma antarobbi, Lailahaila antaqolagtani – Wa anna abduha, wa anna ahlika, Wa wadika mastathohna – Audzubika min syariima shonatu, Abi ’ulaika, Binikmatika Wayya Abduhu bighombi, Waisfirli Fainnahu, Layaghfirudzunuba illa anta.

Wirid ini dibaca sekali usai menunaikan sholat lima waktu.

AMALAN AJI BAYU BAJRA

“Pamuji rahayu..

Sekitar tahun 80-an di kawasan selatan gunung Semeru, perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jatim di hutan lindung yang lebat masih banyak menjumpai orang-orang yang memiliki ilmu Aji Bayu Bajra. Mereka pating gleber seperti burung. Hinggap (Menclok) dari pohon yang satu ke pohon yang lain. Persis seperti di film-film silat. Yang membedakan adalah saat kita dekati, mereka akan menjauh dan sama sekali tidak ingin identitasnya diungkap.

Suatu ketika dalam sebuah maneges, saya menjumpai seseorang pemilik ajian bayu bajra di wilayah itu. Duduk bersila di sebuah batu besar di tengah sungai mengalir gemericik. Saya mencoba menyapanya dengan salam. Dia tidak menjawab. Baru ketika saya mencoba untuk menggunakan bahasa tubuh yang artinya bahwa saya ingin bercakap-cakap dengannya, maka dia akhirnya memberi isyarat. Jari telunjuknya ditempatkan di depan mulut. Matanya memandang santun dan lembut mata saya. Sebuah sorotan yang sejuk namun tegas dan berdaya.

Batin saya langsung membaca ini orang waskita yang tidak sembarangan: dia sedang maneges kepada Gusti. Belum sempat saya meneruskan komunikasi dengan bahasa tubuh yang lain, dia langsung meloncat ke sebuah pohon yang rimbun dan meneruskan melompat ke pohon yang lain. Hingga akhirnya hanya gerakan-gerakan dedaunannya saja yang terlihat. Orang waskita itu pun menghilang.

Saya hanya berujar: Selamat jalan, hamba Gusti Allah yang waskita ….

Orang yang bisa terbang atau meloncat dari dahan yang satu ke dahan yang lain ini bagi para leluhur tanah Jawa adalah soal yang mudah. Gaya hidup keseharian para leluhur yang dekat bahkan menyatu dengan alam membuat mereka mampu menemukan ilmu-ilmu/ajian-ajian yang beraneka rupa. Hobi para leluhur yang gentur olah rasa/batin, menggunakan ilmu titen untuk membaca fenomena alam dan gemar mempersatukan diri dengan semua jenis kekuatan (fisik dan metafisik) membuat mereka digdaya.

Para leluhur tidak perlu membeli handphone dan SMS untuk menghubungi para sedulurnya. Mereka juga tidak bisa menggunakan email atau facebook untuk saling curhat. Dari keterpisahan jarak dan waktu, mereka menggunakan kemampuan intuisi untuk saling berkomunikasi (orang sekarang menyebut telepati). Namun, bila dirasa sangat urgen untuk bertemu dengan sedulurnya, mereka akan berjalan kaki atau menggunakan kuda sebagai alat transportasi. Segelintir leluhur lain yang waskita akan menggunakan ajian Sapu Jagad dan Bayu Bajra untuk bepergian jarak jauh.

Aji Bayu Bajra mensyaratkan agar penggunanya sudah memiliki kedewasaan mental spiritual. Ia haruslah orang yang sudah “berumur” dan tidak ingin menonjolkan diri lagi di depan publik. Dia sepi ing pamrih rame ing gawe. Tubuh fisiknya bisa seringan kapas karena dia tidak lagi diliputi nafsu keduniawian sedikitpun sehingga yang ada dalam hidupnya hanyalah menunggu titah-Nya saja. Jiwa yang masih “berat” condong ke dunia, mustahil memiliki ilmu ini dengan seempurna.

Para pemilik ilmu ajian ini adalah orang yang sangat pendiam. ‘Tapa meneng’ dan hanya boleh berbicara bila sangat terpaksa. Satu dua kalimat pun harus diucapkan dengan bijaksana. Yakni untuk menyampaikan ajaran-ajaran kebajikan yang menjadi tanggungjawab besarnya di dunia. Laku prihatin dan hidupnya harus bisa diteladani oleh orang yang pernah melihat dia walau hanya sekelebat.

Matra untuk matek ajian Bayu Bajra diingatnya di luar kepala. Itu mencerminkan jiwanya yang bebas seperti burung….

“Putune Bayu Bajra yo aku
Sing nduwe angkoso, Nduwe langit
Nduwe awang-awang
Aku mabur koyo manuk
Kemlebat koyo alap-alap
Mabur koyo bidho kang ora nate kesel
Mabur……burrr!!!!!!!!!!!
Maburku luwih banter tinimbang angen-angen..”

Itulah mantra yang dibaca oleh hamba Gusti Allah yang pernah saya jumpai di kawasan selatan gunung Semeru yang kini entah ada di mana.

Sabtu, 01 Desember 2012

AMALAN REZEKI TERCEPAT TAK DISANGKA


Bismillahirrahmanirrahim, saya ijazahkan amalan wirid dari para leluhur ini untuk sedulur yang berkenan mengamalkannya secara rutin untuk segala hajat…. Baca wirid ini satu kali secara rutin selesai sholat fardhu secara istiqomah Biidznillah. Syarat lain: Banyak beramal.

Rangkaian Wiridnya mulai dgn Tawassul/ kirim al fatihah:

Nabi Muhammad SAW, sahabat dan isteri-isteri beliau, Para nabi dan rasul, Malaikat 4, Para Waliyullah khusushon Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, semua ulama, leluhur kita, ayah ibu kita, diri sendiri.

Baca wirid ini:

BISMILLAAHIRROHMAANIRRAHIIM.
ALLAAHUMMA INII AS-ALUKA BIHAQQI BISMILLAAHIR ROHMAANIR-RAHIIM,
WABIHURMATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIFADHLI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABI’AZHAMATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIJALAALI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIJAMAALI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIKAMAALI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIHAYBATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIMANZILATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIMALAKUTI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIJABARUTI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIKIBRIYAA-I BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABITSANAA-I BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIBAHAA-I BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIKARAMATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABISULTHAANI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIBARAKATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABI’IZZATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIQUWWATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
WABIQUDRATI BISMILLAAHIRROHMAANIR-RAHIIM
IRFA’ QADRII WASYRAH SHADRII WA YASSIR AMRII WARZUQNII MIN HAYTSU LAA YAHTASIB BIFADHLIKA WA KARAMIKA, YA MAN HUWA KAAF HAA YAA ‘AIN SHAD HAA MIM ‘AIN SIN QAAF, WA AS-ALUKA BIJALAALIL-‘IZZATI WA JALALIL-HAYBATI WA JABARUUTIL ‘AZHAMATI AN TAJ’ALANII MIN ‘IBAADIKASH-SHAALIHIINAL-LADZIINA (LAA KHAWFUN ‘ALAYHIM WALAA HUM YAHZANUUN) BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR-RAAHIMIN WA AN TUSHALLIYA ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAI’AN AYYAQULLA LAHU KUN ……………………FAYAKUN.

(Keterangan: Ketika anda membaca KUN maka anda harus menahannya terlebih dulu beberapa saat untuk menyampaikan secara batiniah hajat apa yang ingin anda laksanakan. Baru setelah itu anda membaca kelanjutannya yaitu FAYAKUN).

Arti wirid di atas seperti ini:
Ya Allah, Sesungguhnya Aku Memohon Kepada-Mu Dengan Haq Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kemuliaan Bismillaahir rahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Keutamaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Keagungan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kebesaran Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Keindahan Bismillaahir rahmaanir -Rahiim, Dan Dengan Kesempurnaan Bismillaahir rahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kewibawaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kedudukan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kekuasaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Keperkasaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kebesaran Bismillaahir rahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Pujian Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Cahaya Bismillaahir rahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kemuliaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kekuasaan Bismillaahir rahmaanir-Rahiim Dan Dengan Keberkahan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kemuliaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Dan Dengan Kekuatan Dan Dengan Kekuasaan Bismillaahirrahmaanir-Rahiim, Angkatlah Kemuliaanku, Lapangkanlah Dadaku, Mudahkanlah Urusanku, Dan Berikanlah Aku Rizqi Yang Tak Disangka-Sangka Datangnya Dengan Keutamaan-Mu Dan Kemuliaan-Mu, Wahai Dzat Yang Dia KAF HA YA ‘AIN SHAD HA MIM ‘AIN SIN QAF Dan Aku Memohon Dengan Kebesaran Kemuliaan-Mu, Dengan Kebesaran Kewibawaan-Mu, Dengan Keperkasaan Keangungan-Mu, Agar Engkau Menjadikanku Tergolong Hamba-Hamba-Mu Yang Shalih, Dengan Rahmat-Mu, Wahai Yang Paling Pengasih Di Antara Yang Pengasih. Dan Aku Memohon Agar Engkau Senantiasa Melimpahkan Rahmat Kepada Junjungan Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Junjungan Kami, Nabi Muhammad.

Terima kasih semoga bermanfaat.

AL FATIHAH PEMBUKA SEMUA HAJAT


Ini adalah sebuah amalan dahsyat yang dibaca setelah setiap selesai shalat fardhu. Barang siapa mengamalkannya secara rutin insya Allah akan mendapatkan beragam karomah luar biasa, biidznillah. Yang sakit akan sembuh, yang seret rejeki akan lancar, yang lemah akan perkasa, yang punya hutang akan terbayar dan banyak manfaat lainnya. Derajat akan naik setinggi mungkin. Coba simak kandungan artinya…. Bagi yang sudah mantap, silahkan mengamalkannya semoga bermanfaat.

Amalan ini juga merupakan pembuka semua ilmu. Bagi yang sudah mengamalkan beragam asmak, hizib dan wirid, namun belum merasakan hasilnya silahkan mengamalkan amalan ini.

Tata caranya cukup mudah yaitu membaca Surah Al-Fatihah setelah selesai SHOLAT dalam sehari-semalam 100 x.

Perinciannya sebagai berikut :
Usai Subuh 30 X
Usai dhuhur 25 X
Usai Ashar 20 X
Usai maghrib 15 X
Usai Isya 10 X.

setelah selesai membaca Al- Fatihah membaca doa ini tiga kali.
Inilah doanya :

======
Bismillaahirrohmaanirrohiim

(ALHAMDULILLAAHI RABBIL-‘AALAMIIN) MUNAWWIRI ABSHAARIL-‘AARIFINA BINUURIL-MA’RIFATI YAQIINI, JAADZIBI AZIMMATI ASRAARIL-MUHAQQIQIINA BIJADZABAATIL-QURBI WAT-TAMKIIN, FAATIHI AQFAALI QULUBIL-MUWAHHIDIIN BIFAATIHATIT-TAWHIIDI WAL-FATHIL-MUBIIN, ALLADZII AHSANA KULLA SYAY-IN KHALAQAHU WABADA-A KHALQAL-INSAANI MIN THIININ TSUMMA JA’ALA NASLAHU MIN SULAALATIN MIN MAA’IN MAHIIN.

(ARRAHMAANIR-RAHIIM) AL-‘AZIIZIL-HAKIIMIL-‘ALIYYIL-‘AZHIIMIL-AWWALIL-QADIIM, KHAATHABA MUUSAAL-KALIMA BIKHITHAABIT-TAKRIIMI WA SYARRAFA NABIYYAHUL-KARIIMA BINNASHSHISY-SYARIIF, WALAQAD AATAYNAAKA SAB’AN MINAL-MATSAANII WAL-QURAANAL ‘AZHIIM.

(MAALIKI YAWMID-DIIN) QAAHIRIL-JABAABIRATI WAL-MUTAMARRIDIINA WA MUBIIDITH-THUGHAATIL JAAHIDIINA DZA LIKUMULLAAHU RABBUKUM FATABAARAKALLAAHU AHSANUL-KHAALIQIIN, FAYAAMAN LAA SYARIIKA LAHU WALAA MU’IN.
(IYYAAKA NA’BUDU WA IYYAAKA NASTA’IIN) MU’TARIFIINA BIL-AJZI ‘ANIL-QIYAAMI WA HIYA RAMIIM.

(IHDINASH-SHIRAATHAL-MUSTAQIIM) SHIRAATHA AHLIL-IKHLAASHI WAT-TASLIIM

(SHIRAATHAL-LADZIINA AN’AMTA ‘ALAYHIM)
SHIRAATHAL-LADZIINA TASALLAW BIL-HUDAA WAFARIHUU BIMAA LADAYHIM.

(GHAYRIL MAGHDHUUBI ‘ALAYHIM) HABNALLAAHUMMA MINKA MAWAJIBASH-SHIDDIIQIIN. WA ASYHIDNAA MASYAAHIDASY-SYUHADAA’I WALAA TAJ’ALNAA DHALLIINA WALAA MUDHILLIINA WALAA TAHSYURNAA FII ZUMRATIZH-ZHAALIMIINA

(WALADH-DHAALLIIN) (AAMIIN)
ALLAAHUMMA BIHAQQI HAADZIHIL-FAATIHATI, IFTAH LANAA FATHAN QARIIBA, ALLAAHUMMA BIHAQQI HAADZIHISYSYAAFIYATI ISYFINAA MIN KULLI AAFATIN WA ‘AAHATIN FIDDUNYAA WAL AAKHIRAH. ALLAAHUMMA BIHAQQI HAADZIHIL-KAAFIYATI, IKFINAA MAA AHAMMANAA MIN AMRID-DUNYAA WAL AAKHIRATI WA AJRI TA’ALLUQAATII WA TA’ALLUQAATI ‘IBAADIKAL-MU’MINIINA ‘ALAA AJALLI ‘AWAA’IDIKA WASYFA’LANAA BINAFSIKA ‘INDA NAFSIKA FID-DUNYAA WAL-AKHIRAH, IDZ LAA ARHAMA BINAA WABIHIM MINKA YAA ARHAMAR-RAAHIMIIN.

WA SHALLALLAAHU ‘ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WA SHAHBIHI WA SALLAMA TASLIIMAN KATSIIRAN ILAA YAWMID-DIIN WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL-‘AALAMIIN.====

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
(Segala Puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam) Yang menyinari pandangan orang-orang arif dengan cahaya ma’rifah dan keyakinan, Yang menarik kendali rahasia-rahasia para muhaqqiq (orang yang tahu detail-detail sesuatu) dengan tarikan-tarikan kedekatan dan kekokohan, pembuka kunci-kunci hati orang-orang yang bertauhid dengan pembuka tauhid dan kemenangan yang nyata, yang membaguskan segala sesuatu yang diciptakan-Nya, dan memulai penciptaan manusia (yakni penciptaan Adam) dari tanah kemudian menjadikan keturunannya dari suatu saripati air yang hina.

(Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) Yang Maha Mulia, Maha Bijaksana, Maha Tinggi, Yang Maha Agung, Maha Awal, Maha Terdahulu. Dia berbicara kepada Nabi Musa, Kalamullah, dengan pembicaraan yang memuliakan. Dan Dia memuliakan Nabi-Nya yang mulia (Nabi Muhammad) dengan nash yang mulia, Wa laqad aataynaaka sab’an minal matsaani wal-qur’anal-‘azhiim (Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung).

(Yang menguasai hari kemudian) Yang mengalahkan orang-orang yang zhalim dan mereka yang sewenang-wenang, Yang membinasakan para thaghut yang ingkar. Itulah Allah, Tuhan kalian. Maha Suci Allah, sebaik-baik yang menciptakan. Wahai Dzat Yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan tidak pula ada penolong.
(Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan) Dengan mengakui kelemahan dalam melaksanakan hak-Mu di setiap waktu dan saat. Wahai Dzat Yang Membangkitkan angin yang diam, wahai Dzat Yang menghidupkan tulang-belulang yang dalam keadaan hancur.

(Tunjukilah kami jalan yang lurus) Jalan orang-orang yang memiliki keikhlasan dan penyerahan diri.
(Yakni jalan orang-orang yang Engkau berikan nikmat kepada mereka) Jalan orang-orang yang terhibur dengan petunjuk dan merasa gembira dengan apa yang ada pada mereka.

(Bukan jalan orang-orang yang dimurkai) Berikanlah kepada kami, Ya Allah, dorongan-dorongan kaum shiddiqin, dan perlihatkanlah kepada kami pemandangan-pemandangan para syuhada, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang sesat dan jangan pula tergolong orang-orang yang menyesatkan, dan janganlah Engkau kumpulkan kami dalam golongan orang-orang yang zhalim.

(Dan bukan pula orang-orang yang sesat) (Aamiin).
Ya Allah, dengan kemuliaan Al-Fatihah (pembuka) ini, bukakanlah bagi kami keterbukaan (kemenangan) yang dekat. Ya Allah, dengan kemuliaan penyembuh ini, sembuhkanlah kami dari segala penyakit dan gangguan kesehatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, dengan kemuliaan surah yang mencukupi ini, cukupilah kami dalam segala yang penting bagi kami dari urusan dunia dan akhirat. Dan jadikanlah kecintaan kami dan kecintaan hamba-hamba-Mu yang mukmin adalah pada manfaat dari-Mu yang terbesar. Berilah kami pertolongan dengan diri-Mu pada diri-Mu di dunia dan akhirat, karena tidak ada yang lebih penyayang terhadap kami dan terhadap mereka daripada Engkau, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta keluarga dan para sahabatnya sebanyak-banyaknya sampai hari akhir kelak, dan segala puji milik Allah, Tuhan sekalian alam.”

PENGASIHAN KHUSUS UNTUK PEREMPUAN - AJI SRI WIDARA

Ini adalah pelet pengasihan khusus milik kaum perempuan. Bagi kaum hawa yang belum memiliki pasangan hidup, disarankan untuk berikhtiar lahir maupun batin. Ikhtiar lahir di antaranya adalah memperbaiki cara berkomunikasi, menata etika sopan santun, penampilan yang bersih dan menarik. Sementara ikhtiar batin di antaranya adalah memiliki pribadi yang mempesona karena kecantikan sejati awalnya dari “dalam” (inner beauty), memiliki sifat “keibuan” dan feminin. Sifat ini secara filosofis sangatlah mulia karena fakta, faktor, fungsi dan peran ibu adalah menjaga keberlangsungan kehidupan manusia, bahkan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini lahir dari rahim ibu. Ikhtiar batin selanjutnya adalah memohon pada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberikan jodoh yang baik.

Salah satu ikhtiar batin yang dimiliki kaum perempuan di Jawa adalah memiliki ilmu pelet pengasihan yaitu AJI SRI WIDARA. Cara memiliki ajian ini adalah berpuasa mutih tiga hari. Mulai puasa pada hari Jumat legi dan setiap hari antara jam 00.00 s/d jam 03.00 duduk bersila untuk meditasi dan membaca mantra 3 x ini:

AJIKU SI SRI WIDARA, ESEMKU DEWI SUPRABA, LIRINGKU DEWI RATIH, SING ANDULU SING NDELENG TEKA WELAS ASIH, TEKA TEMEN TEKA KANGEN MENYANG ING JIWAKU, SAKING KERSANING ALLAH.

Mantra ini dibaca saat akan bertemu dengan seorang pria yang ingin dituju, atau bisa juga dibaca saat akan bepergian keluar rumah. Atau bila sudah memiliki calon suami dan akan melangsungkan pernikahan tepatnya saat akan mulai dirias oleh juru paes maka calon penganten wanita bisa membaca mantra aji Sri Widara ini sehingga inner beauty-nya akan semakin berbinar sangat menarik orang lain yang melihatnya. Cocok juga dimiliki oleh setiap perempuan yang selalu ingin tampil menarik di manapun dia berada.

KULHU SUNGSANG Aji Melumpuhkan Khodam

Ajian yang sangat ampuh untuk mengembalikan amalan buruk dan akan menghancurkan khodam ajian yang dimiliki lawan. Ajian orang lain tidak akan melukai kita bahkan mereka akan luka akibat amalannya sendiri. Ajian ini serupa dengan aji kulhu dergo balik namun ajian ini memiliki spesifikasi yaitu mengacaukan jalannya proses sihir orang lain.

Cara mengamalkannya: Puasa pati geni 3 hari 3 malam, mulai puasa pada Selasa Kliwon. Mantranya sebagai berikut:

KULHU SUNGSANG, RAJAH IMAN, KUDUNGKU MALAIKAT JIBRIL, TEKENKU NABI MUHAMMAD RASULULLOHI SHOLLALLOOHU ALAIHI WASALLAM

Kamis, 29 November 2012

ILMU PENAKLUK SEGALA FUNGSI


Bismillahirrahmannirrahim……salamun qaulam mir robbir rohim ya RASULLALLAH penghulu ku pemberi syafaat,.. Segala salam dan rindu kami hanturkan kepada penghulu kami dari umat mu semesta alam..dan salam hormat yang tiada pupus teruntuk semua sedulur,

Dengan kerendahan hati menyadari diri yang masih sangat bodoh dalam bidang keilmuan, dan sekedar ingin berbagi pengetahuan keilmuan yang sangat sedikit yang saya miliki, izinkanlah saya untuk membagi peninggalan leluhur dari Minangkabau dengan harapan bias dimanfaatkan oleh saudara sekalian dan menjaga agar keilmuan ini tak hilang ditelan zaman.

Adapun ilmu yang saya paparkan adalah Ilmu Penakluk Multifungsi. Artinya dalam satu ilmu, jika dipenggal, akan menjadi beberapa ilmu yang Insya Allah bias berguna dan mudah untuk diamalkan. Adapun amalannya adalah:

ILMU KEWIBAWAAN

Sebelum keluar rumah baca:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM
ALLAHUMA SIGANTAR ALAM
ALLAHUMMA SIGAGAR ALAM
MANIK MANTIKO INTAN TARUIH
KILEK (KILAT) SELATAN DI KANIANG (KENING) AKU
SUARO (SUARA) AKU SEPERTI GURUH
HARIMAU BURANSANG (GARANG) DI HARANG AKU
BERKAT LAILAHAILALLAH HAK (WAKTU MEMBACA HAK DIBENTAKKAN)

PENUNDUK

Doa diatas dibaca sampai Harimau buransang diharang aku, ditambahkan dengan:

TUNDUAN SEKALIAN NAN MELATO (TUNDUK SEMUA YANG BERJALAN DIATAS BUMI).

NAN GAGAH TUNDUAK, MAKO TUNDUAKLAH SI… (JIKA DITUJUKAN, DAN JIKA TIDAK DIGANTI DENGAN SELURUH ANAK CUCU NABI ADAM) KEPADO AKU.

BERKAT LAILAHAILALLAH HAK (SAMBIL MEMBAYANGKAN KEKUATAN DAN DERJAD KITA DIATAS ORANG YANG DITUJU).

PENGOBATAN

Setelah sampai pada bacaan NAN GAGAH TUNDUAK ditambah bacaan
NAN BISO TAWA (BISA/RACUN TAWAR) NAN ANGEK (PANAS) DINGIN.
MAKA DINGINLAH PENYAKIT DITUBUH SI….
BERKAT LAILAHAILALLAH.

Sesudah itu ditiupkan pada ais sambil membayangkan air tersebut akan menjadi obat dan mendinginkan penyakit dalam tubuh.

Semoga bermanfaat, Amiin..

Selasa, 06 November 2012

AJI PENGLARIS USAHA


ASSALLAMMUALAIKUM.WR.WB…saya manusia lemah yang juga butuh pertolongan ..dengan niat yang ihklas saya ijzahkan AJI PENGLARIS USAHA…untuk sedulur yang membutuhkan silakan di coba amalankan INSYA ALLAH merubah sepi jd ramai usahanya..amiin…

* BISMILLAHIR ROHMANNIR ROHIM *

ALIF BISMILLAH BERKAHNYA ALIF BISMILLAH
BISMILLAHI AMANTU BILLAH
INNA ANNA AMANNA ALIF SEMPURNA

*ASSALLAMMUALAIKUM YAA ROSULLULLAH
*ASSALLAMMUALAIKUM YAA NABI ALLAH
*ASSALLAMMUALAIKUM YAA MALAIKAT ALLAH
*ASSALLAMMUALAIKUM YAA WALI ALLAH
*ASSALLAMMUALAIKUM YAA SAUDARAKU YANG LAHIR BATHIN YANG SEPERTAPAAN.
*ASSALLAMMUALAIKUM YAA MALAIKAT YANG MEMBAGIKAN REZEKI,DENGAN IZIN ALLAH AKU MINTAK DI DATANGKAN REJEKI DARI MANAPUN JUGA TAMPA HALANGAN DAN RINTANGAN,KARENA SUDAH JANJI ALLAH PADAKU,SEMUANYA DI TANGGUNG,DI TANGGUNG HIDUP,DI TANGGUNG MATI,DI TANGGUNG HARTA BELANJAAN,HUU MALAIKAT JAYE LULLAH INI SEKARANG AKU MINTAKNYA,KALAU JAUH MINTAK DEKATKAN,KALAU DEKAT MINTAK HAMPIRKAN,KALAU HAMPIR MINTAK SUAPKAN,KARENA SUDAH KODRATKU,HIDUPKU DI JAYA KAN DI DUNIA DI SEMPURNAKAN DI AKHIRAT,HUU HAK KATA ALLAH.
*YAA ALLAH AKU MINTAK DI NYATAKAN-SENYATA-NYATANYA-MINTAK DI BUKTIKAN-SEBUKTI-BUKTINYA KARENA SEMUANYA SUDAH KUTEBUS DENGAN:MEMBACA:SURAT AL.FATEHA…7x SEHARI
MEMBACA:SURAT AL.IHKLAS…..7x SEHARI
MEMBACA:AYAT KURSI………….7x SEHARI
MEMBACA:SOLAWAT NABI………7x SEHARI
*YAA ALLAH,APABILAH AKU BERCUKUPAN,AKU AKAN MENYANTUNI ANAK YATIM PIATU,PAKIR MISKIN DAN MASJID MASJIDMU,APABILAH AKU INGKAR,AZABLAH AKU DENGAN AZABMU YANG SANGAT PEDIH.AMIIN

bersungguh sungguhlah dengan hati yang ihklas mengamalkannya…semoga di ridhoi ALLAH SWT …..aamiiin @@@

Kamis, 04 Oktober 2012

DOA REZEKI 1001 DINAR



Mendapatkan limpahan rezeki yang tidak disangka-sangka menjadi dambaan banyak orang. Namun kebanyakan orang lupa, bahwa di dalam rezeki tersebut ada kewajiban yang harus ditunaikan untuk amal sosial untuk mereka yang membutuhkan (orang-orang miskin, yatim piatu, dll). Bila dalam syariat disyariatkan 2,5 persen zakat mal atau zakat harta, namun akan lebih baik bila kita membesarkan prosentasenya menjadi 25 persen. Contoh: penghasilan kita satu juta, maka siapkan 250 ribu untuk diberikan kepada anak yatim piatu.

Jadi inilah kunci mendatangkan rezeki yang tidak disangka-sangka: besarnya prosentasi amal sosial dari pendapatan kita akan semakin mempercepat datangnya rezeki kepada kita. Bila Anda siap untuk memperbesar prosentasi amal sosial dan siap mental untuk menjadi penyalur rezeki Allah SWT yang berlimpah ruah di gudang perbendaharaan langit, maka di bawah ini ada amalan doanya.

Amalan itu adalah:
1. Bekerja dengan ikhlas sesuai dengan keahlian
2. Sholat FARDHU diteruskan dengan membaca DOA sebanyak 7 kali setiap hari.
3. Usai membaca DOA mintalah secara jelas kepada Allah SWT apa yang Anda inginkan. Insya Allah, keinginan kita akan dikabulkan-NYA tanpa terkecuali dengan kecepatan lebih cepat dari kilatan yang menyambar bumi.

Lafal DOA sebagai berikut:

ALLAHUMMA YA GHONIYYU YAA HAMIIDU YAA MUBDI-U YAA MU’IIDU YA FA’AALUN LIMAA YURIIDU YAA ROHIIMU YAA WADUUDU. AGHNINII BI HALALIKA ‘AN HAROOMIKA WA BI THOO’ATIKA ‘AN MA’SHIATIKA WA BIL FADL-LIKA ‘AMMAN SIWAKA.

(Wahai Allah, Dzat Yang Maha Kaya. Hai Dzat Yang Maha Terpuji. Hai Dzat Yang Maha Memulai. Hai Dzat Yang Maha Mengembalikan. Hai Dzat Yang membuat apa yang dikehendaki. Hai Dzat Yang Pemberi Rahmat. Hai Dzat Yang Maha Penyayang. Hai Dzat Yang Maha Pengasih. Mudah-mudahan Engkau memberikan kekayaan pada saya dengan kehalalan-MU dan dijauhkan dari keharaman-MU dan dengan taat kepada-MU, jauhkan dari kemaksiatan-MU dan dengan karunia-MU dari yang selain Engkau)

CARA MENDETEKSI BENDA BERTUAH


Kata “bertuah” seakan sudah menjadi kata milik jagad perdukunan alias jagad perklenikan. Terus terang, awalnya saya sangat ragu menggunakan kata “tuah” ini. Sebab kata ini mungkin sudah masuk daftar wajib sensor dan diharamkan. Kepada para Pembaca santri dan pak kyai yang budiman, saya mohon maaf…

Namun, kata inilah yang paling “umum” dan dikenal luas oleh masyarakat. Mohon maaf sebelumnya, bila saya terpaksa harus ikut-ikutan menggunakan kata “bertuah” ini. Tidak ada maksud sama sekali untuk ikut serta melanggengkan kepercayaan yang mungkin kurang pada tempatnya tersebut. Saya justeru berharap dengan artikel ini nantinya pembaca semakin mengenal hakikat benda-benda. Marilah kita mulai saja.

Pertama, benda-benda pada dirinya sendiri (das ding an sich) itu bebas nilai. Ia ada dan keberadaannya obyektif. Sementara yang memberi muatan nilai adalah manusia, sebagai sosok sang penilai. (sebenarnya ini juga bisa diperdebatkan,,… namun saya batasi dengan kalimat ini untuk kemudian nanti bisa didiskusikan bersama). Contoh: “celurit tetap celurit.” Substansinya ya celurit. Obyektif artinya kita semua bisa melihat celurit bersama-sama tanpa berubah substansinya.

Kedua, manusia sebagai sang penilailah yang memberi arti, makna, fungsi yang disesuaikan dengan fakta, faktor dan perannya masing-masing. Karena manusia yang memberi penilaian maka benda bisa bermuatan subyektif. Celurit bagi saya merupakan benda yang bermanfaat untuk membabat rumput yang liar tumbuh di halaman. Bagi polisi yang menyelidiki kasus pembunuhan, ditemukannya celurit yang bersimbah darah akan menjadi barang bukti yang memiliki nilai tinggi di pengadilan. Bagi orang tua, celurit adalah benda berbahaya yang harus dijauhkan dari anak-anak. Dan seterusnya…

Kembali ke tema awal: apa benda “bertuah” alias “berenergi” itu?

Benda bertuah adalah benda yang sudah diberi muatan nilai tertentu oleh seseorang, nilai itu bisa berupa “kesaktian”, “kemanfaatan”, “keberkahan” dan seterusnya. Sifatnya jelas subyektif tergantung pada keyakinan dan pengalaman seseorang bersinggungan dengan nilai-nilai tersebut.

Ada yang menjawab bahwa benda dikatakan bertuah bila memiliki energi tertentu. Tolok ukur yang eksak misalnya yaitu sudut tinjau ilmu fisika. Bahwa setiap benda memiliki kerapatan atom, energi dan massa tertentu yang berbeda-beda sehingga materi benda bisa diukur dengan alat ukur tertentu.

Yang jelas, bila benda sudah diberi muatan nilai akan memiliki nilai subyektivitas tertentu…Marilah kita memperdalam sudut pandang ini.

Benda apapun itu, pasti memiliki sebuah “energi spiritual” tertentu. Benda tertentu akan memiliki keterlibatan dengan sejarah hidup seseorang. Saat melihat sebuah cincin kawin, ingatan saya langsung melayang pada saat pertama kali melamar isteri saya. Saat melihat keris, ingatan saya langsung melayang pada bagaimana hebatnya empu nenek moyang kita berjuang mati-matian untuk membuat benda cagar budaya tersebut. Dan seterusnya…

Energi spiritual yang melekat pada benda-benda oleh karenanya bisa dideteksi dengan mempelajari latarbelakang ‘ada’-nya benda tersebut. Itu sebabnya tombak kyai pleret yang tersimpan di Kraton Yogyakarta dipercaya “sangat bertuah” karena memiliki sejarah yang panjang. Atau Keris Kyai Sengkelat, atau yang lain dan seterusnya….

Mempelajari riwayat atau sejarah sebuah benda jelas memerlukan ilmu pengetahuan misalnya arkeologi, ilmu sejarah dan lain-lain. Ilmu yang demikian adalah hasil dari olah pikir para sarjana yang gentur membaca buku referensi dan akhirnya memiliki keluasan pengetahuan tentang sejarah sesuatu.

Namun, kita tidak menutup mata dengan adanya ilmu batiniah untuk menerawang benda-benda bertuah ini. Ilmu batiniah adalah sebuah fakta yang ada di masyarakat dan hingga kini masih lestari. Ini adalah budaya spiritual nusantara Indonesia yang adiluhung lho. Kita tidak boleh menutup mata dengan menganggap budaya asing lebih bernilai. Menghargai budaya asing disarankan, namun lebih luhur lagi juga menghargai budaya nenek moyang.

Untuk itu, ijinkan saya mengangkat kembali pengalaman para leluhur dulu untuk mendeteksi apakah sebuah benda itu bertuah atau tidak.

Benda yang dipercaya “bertuah” banyak wujudnya. Misalnya cincin berakik yang dipakai sebagai jimat, keris dan senjata tradisional lain yang dipakai sebagai piandel (pegangan), berbagai jenis bebatuan alami.

Terkait dengan soal bahan alamiah, biasanya mengandung unsur bio elektrik tertentu yang memang bisa dimanfaatkan sebagai alat kesehatan. Ada benda-benda yang mengandung unsur magnet alam sehingga bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah dan sebagainya… Cara mengenalinya dengan membuka-buka buku untuk mencari info tentangnya.

Ada juga cara mendeteksi dengan jalan mengoptimalkan peran batin kita. Batin sesungguhnya selain mampu untuk diajak mengenali hal-hal gaib juga mampu mengenali nilai esoteris dari benda-benda. Cara yang saya lakukan biasanya sebagai berikut:

Mengenali benda “bertuah”
1. Lihatlah dengan cermat benda tersebut.
2. Pakai atau pegang benda tersebut pelan-pelan saja
3. Bukalah mata “batin” yang intuitif, dan ketahui apa yang ada di dalam cincin… Rasakan energi batin apa yang muncul…dingin, panas, damai, kisruh, celaka, harapan, kasih sayang…dan seterusnya… Benda pasti memancarkan sejarah tertentu. Ia merekam dan menyerap sebuah fakta-fakta dan riwayat sejarah yang panjang. Ingat benda adalah saksi bisu yang bisa “bicara” yaitu bahasa alam.
4. Benda bertuah bisa mendatangkan efek negatif yang tidak kita sadari. Ini bisa akibat energi alamiah benda tersebut, namun juga ulah “sesuatu” yang metafisis.
5. Lebih dalam lagi, bila terasa ada “sesuatu” di dalam benda tersebut maka lakukan terus pendeteksian. “Sesuatu” yang saya maksud adalah makhluk halus. (Makhluk ini bisa mendatangkan perasaan gelisah, anak isteri tiba-tiba nakal, penghuni keluarga sakit-sakitan,… disamping mendatangkan efek, misalnya mudah cari uang, enteng jodoh dan sebagainya)
6. Bila pendeteksian belum berhasil, maka boleh menggunakan cara ini: Letakkan benda bertuah tadi di bawah bantal dan mohonkan pada Tuhan agar berkenan untuk memberikan informasi terkait benda tersebut. Makhluk halus biasanya muncul dalam mimpi…
7. Bila Anda mampu berkomunikasi dengan makhluk halus “penunggu” benda tersebut akan lebih baik. Anda bisa berbagi kebijaksanaan, dan mengajaknya untuk mengutarakan kenapa dia setia menunggui benda tersebut dan seterusnya.

Banyak benda bertuah yang diisi oleh paranormal/dukun dengan makhluk halus untuk tujuan macam-macam. Misalnya untuk jimat penglaris dagangan, enteng jodoh, pagar gaib dan sebagainya… Ini tentu saja perlu dicermati kemanfaatannya. Bila Anda merasa tergantung dengan cincik akik yang Anda pakai, apakah ini mendatangkan manfaat atau tidak baik di dunia maupun di akhirat? Benda tersebut mendatangkan kemanfaatan apa tidak dengan perkembangan spiritual kita khususnya berkaitan dengan ketauhidan kita pada Gusti Allah… Boleh jadi di dunia kita mendapatkan manfaat dengan keberadaan benda-benda tersebut, namun nanti di dunia kita akan mendapatkan celaka karena sudah masuk ke wilayah “Mempersekutukan Tuhan”.. jadi ya.. hati-hati…

Bila Anda merasa tidak bermanfaat dan Anda menyadari kesalahan bahwa Anda sudah terjebak dalam perilaku syirik, maka langkah Anda adalah melakukan penyingkiran makhluk halus penunggu benda-benda tersebut. Benda-bendanya sendiri tetap boleh dipakai dan dipergunakan sebagaimana biasanya. Toh, benda kan bebas nilai… yang memberi nilai kan kita sendiri. Jadi sesungguhnya OTAK MANUSIA lah yang syirik. Bukan keris, cincin akik, dan benda-benda budaya tersebut.

Tetap lestarikan budaya spiritual nusantara yang Adiluhung! Kepada semua saudara dari Sabang sampai Merauke…dari yang agamanya Islam, Hindu, Budha, Kristen, Kong Hu Cu, Taoisme, Aliran Kepercayaan apapun yang Anda anut..marilah kita bersama-sama hidup guyub dan rukun. Tuhan kita semua Satu, cara kita menyembahnya saja yang beda-beda….

Rahasiannya adalah : bismillah,,,,,,,,,, dengan nama alloh yang maha pengasih lagi penyayang,,kalo kita iklas pasti kita bisa,,,,,,,,,,,,,, sukses

CARA BANGKITKAN KHODAM DALAM DIRI KITA



Ini adalah cara yang praktis untuk membangkitkan khodam dalam diri kita, kalo sudah berhasil bisa berguna untuk kehidupan kita sesama umat manusia.

Caranya : Silahkan Puasa 1 hari dihari kamis tapi pada waktu bukanya jangan makan yg bernyawa seperti Ikan, Daging dan telor Dll.
Niat puasanya : Nawaitu shoma ghodin liqodoi hajati sunatan lillahi ta’ala
setelah puasa pada malam jumatnya jam 12 malemnya mandi besar, trus pake wangi-wangian yg non alkohol. Menyepi disebuah ruanagn yang sunyi dan tidak ada orang lain serta suara gaduh disana.
Dalam amar tersebut kerjakan sholat hajat 2 rakaat, selesai solat duduk bersila, Hadiahkan Surat Alfatihah ke nabi muhammad SAW, 4 malaikat, 4 sahabat nabi, & syeh abdul qodir al jaelani.

Selanjutnya Baca :
ASSALAMMUALAIKUM YA KHODAMUL MINAL BADANI 21X
( hadir – hadir – hadir ) sambil memukul lantai.

Baca : Yaa bathin 1000x (dibaca pelan dan dalam hati aja)

Kalo memang berhasil ditubuh kita ada khodamnya nanti dia akan datang, kalo sudah datang kita ucapin salam. Terus komunikasi, jangan lupa tanyain cara pemanggilan cepat.

kalo misalkan tidak muncul juga baca :
SYAMHAHIRIN SYAMKHOHIRIN 1000X

kalo sudah datang jangan lupa salam sama tanya cara pemanggilan cepat.

Ini harus dilakukan ditempat yg gelap jadi kamar kita tidk boleh ada cahaya yg masuk.
oya sebelum sholat kita pager diri dulu bacain ayat kursi sambil tahan nafas “ditembakin” ke kiri, kanan, depan, belakang, jadi lo 4x baca ayat kursinya, masing-masing arah 1x. Semoga berguna..

AMALAN SEMBUH SAKIT GIGI


Baca surat Al Fatihah 1 X dalam satu tarikan nafas
Suruhlah penderita duduk di dekat Anda dan bacalah kalimat ini:
ABAJADUN HAWAZUN HATHAYA.

Ambil palu dan paku. Pukulkan palu ke paku yang ditancapkan ke tembok/dinding/papan. Bila belum berhasil, ulangi dari awal.

CARA MENYEMBUHKAN ORANG KERASUKAN MAKHLUK HALUS


Sediakan air putih satu gelas atau satu botol air mineral
Baca surat Al Fatihah 1 X
Ayat Kursi 1 X
Surat Al Jin ayat 1 s/d ayat 6 sebanyak 1 X

Tiupkan bacaan itu pada air yang telah Anda sediakan dan minumkan air itu ke orang yang kerasukan tersebut. Bila ingin mengusir makhluk halus dari suatu tempat, cipratkan atau siramkan air pada tempat yang dimaksud. Dengan ijin Allah SWT, maka jin akan pergi dan tidak akan kembali lagi.

AMALAN NAIK PANGKAT DAN JABATAN


AMALAN NAIK PANGKAT DAN JABATAN,
AMALAN INGIN MUTASI KE TEMPAT KERJA YANG LEBIH BAIK,
AMALAN AGAR ATASAN DAN BOS BERUBAH PENILAIAN MENJADI POSITIF

Ini amalan yang bagus untuk memohon naik derajat dan pangkat. Cocok untuk diamalkan kita semua yang ingin agar hidup di masa mendatang lebih bermanfaat bagi orang banyak. Bagi pegawai kantoran yang ingin pangkatnya naik dan bahkan ingin mutasi ke tempat yang lebih mendatangkan berkah dan rezeki, amalan ini sangat cocok dilakukan.

Laku tirakatnya sebagai berikut: Puasa mutih 7 hari 7 malam. Setelah selesai dilanjutkan dengan puasa senin dan kamis semampunya, dan berbuka hanya sekali pada jam 12 malam. Mulai puasa mutih pada hari Rabu pon dan tidak boleh mengucapkan kata-kata jorok dan kasar kepada siapapun. Menghindari bergunjing, lebih banyak diam dan diharapkan mampu menahan emosi serta tidak terpancing untuk bertengkar. Menunjukkan kerja yang sebaik-baiknya serta tidak perlu terlihat ambisius

Mantra ini dibaca setiap tengah malam dan ketika bangun pagi sebagai berikut:
“NUGRAHANING DERAJAT KANG KINUNCI JRO PETHI PUROSANI, SOROGE ROSO JATI SANG HYANG SEMAR WUS NURUNAKE TONDHO MUBYAR KUKUNCUNGE, CAHYO MANCUR KUMANJING ONO JIWO ROGOKU, KANIGORO SABUK BENANG BORO BORO TUMURUNE PAYUNG AGUNG, WUS TINAMPAN ROH ROBBANI ALLAHUMMA DARAJATI TURUNSIH”

AMALAN UNTUK ANAK REWEL


Anak rewel, menangis terus menerus tanpa sebab yang jelas, penyebabnya dimungkinkan adalah karena diganggu makhluk halus. Bila orang tua mencurigai hal ini maka yang perlu dilakukan adalah membaca mantra di bawah ini:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM,
ENDANG KUNING RATUNING SAWAN, MORO DIPO PATIHING SAWAN, DATA, DATI, DATAN, OJO SIRA NEMPEL ANAK-ANAK PUTU ADAM. SIRO BALIYO MENYANG NEGARAMU GUNUNG SERANDIL. YEN SIRO ORA GELEM BALIK TAK GEBLAK DADI GLEPUNG, MUSNO ILANG DADI ANGIN, HIYO AKU WERUH SAKABEHE LELEMBUT, IKI KABEH SAKING PITULUNGANE ALLAH (1x)

Tiupkan mantra yang sudah dibaca ini pada telapak tangan dan usapkan pada wajah anak serta tiupkan pada telinganya. Insya Allah anak itu tidak akan rewel lagi.

Selasa, 26 Juni 2012

INDERA KE-ENAM


Banyaknya pertanyaan mengenai kegagalan belajar ilmu ghaib khususnya tentang indera keenam, saya khawatir banyak yang telah salah dalam memahami tentang indera keenam ini.

Sebenarnya kemampuan indera keenam tidak bisa ditransfer ke orang lain, seperti yang banyak dipahami itu. Semua itu hanyalah bahasa iklan. Kalaupun ada guru atau paranormal yang katanya bisa melakukannya, seringkali itu adalah transfer khodam JIN. Dengan bantuan khodam tersebut, sang murid bisa tahu hal-hal ghaib. Dan jelas bahwa sejatinya ia tidak mempunyai kemampuan indera keenam. Bila khodamnya telah pergi, atau dicabut oleh orang lain yang lebih sakti, maka ia tak bisa lagi tahu hal ghaib. Dari pengalaman, berkolaborasi dengan khodam JIN membawa dampak yang kurang baik. Indera keenam, sejatinya adalah kemampuan terpendam dari manusia. Jadi tak perlu bersekutu dengan JIN. Karena pada hakekatnya kita bisa mendayagunakannya bila saja kita tahu caranya.

Indera keenam hanya bisa bangkit atau muncul bila seseorang senantiasa mengendapkan pikiran, jiwa dan raganya. Dengan cara bermeditasi / bertapa / tafakur / kontemplasi dan diiringi dengan menjaga 9 lubang di tubuh manusia (babagan howo songo). Cara-caranya bisa dipelajari. Yang dibutuhkan hanya ketekunan dan kemauan.

Dari cara tersebut, nanti akan terjadi loncatan indera. Yaitu dari PANCA indera (5 indera) ke Indera ke enam. Prosesnya seperti orang tidur, tahu-tahu terjadi begitu saja. Saat kita berbaring akan beranjak tidur, memakai selimut lalu menutup mata, tahu-tahu terlelap masuk alam mimpi. Apakah ada orang yang sadar bahwa dirinya telah tertidur?? Tentu saja tidak. Batas kesadarannya tipis sekali. Begitulah kira-kira terjadinya proses loncatan indera ini.

Belum tentu orang yang telah berpuasa bertahun-tahun atau membaca wirid & dzikir beribu-ribu kali, kemudian bisa memiliki kemampuan indera keenam. Semua bentuk lelaku tersebut bukan inti dari ilmu ghaib. Puasa, wirid-an, baca dzikir, meditasi dan sebagainya itu hanyalah sarana untuk mencapai pengendapan pikiran, jiwa dan raga agar bisa masuk dalam kekedalaman rasa (rasa sejati). Setelah terjadi pengendapan (hening) lalu terjadilah loncatan indera ini, dari panca indera ke indera ke enam.

Banyak orang / murid yang gagal dan jenuh dalam mengamalkan ilmu. Akhirnya tidak ada yang didapat. Semua itu karena mempunyai anggapan bahwa dengan menyelesaikan puasa beberapa hari dan membaca dzikir sekian ratus atau ribuan kali kemudian berpikir bisa ini-itu. Tidak demikian.

Kebanyakan murid yang berhasil adalah mereka yang ketika membaca wirid hanyut dalam keheningan dzikir. Entah disadari atau tidak. Semua organ tubuh, pikiran, jiwanya telah tenang, mengendap ke kedalaman rasa. Nah saat itulah terjadi loncatan indera ini.

Jadi bukan mereka yang telah menyelesaikan bacaan wirid sekian ribu kali, yang akan berhasil. Tapi sekali lagi, mereka yang bisa mengendapkan pikiran, jiwa dan raga dalam keheningan yang sejati.

Persis seperti kata pepatah: “batu pecah bukan karena pukulan keseratus kali, tapi karena dipukul terus-menerus“

Semakin banyak jumlah wirid yang dibaca, harapannya jiwa jadi semakin tenang, pikiran semakin fokus (tidak membayangkan kemana-mana), akhirnya bisa masuk menuju kekedalaman rasa. Di wilayah inilah hal ghaib akan terjadi.

Namun kenyataan yang diamalkan murid ternyata tidak demikian, mereka lebih fokus untuk menyelesaikan bacaan, lebih fokus telah menyelesaikan puasa, lebih fokustelah melengkapi sesaji dan sebagainya. Akhirnya sia-sia, tidak ada yang didapat. Karena tidak tahu inti dari semua lelaku itu.

Akhirnya muncul pertanyaan klasik. “Saya sudah menyelesaikan ritual puasa dan wiridnya tapi koQ tidak berhasil ya?!”



Fungsi Indera Keenam

Kita telah tahu fungsi dari panca indera (5 indera), lalu bagaimana dengan indera yang keenam itu?

Indera ke enam merupakan kemampuan seseorang dalam menangkap sinyal-sinyal ghaib dan hal-hal yang belum terjadi. Bentuknya kebanyakan berupa pertanda lewat wangsit / bisikan / pengelihatan atau bisa juga lewat mimpi. Seperti intuisi, tapi lebih tajam. Bila kemampuan intuisi adalah hasil dari pengalaman, maka indera keenam tidak butuh pengalaman.

Contohnya, seorang pedagang profesional dengan intuisi dan insting dagangnya yang telah terasah dari pengalaman bertahun-tahun, ia bisa memprediksikan jalannya alur ekonomi. Namun bagi paranormal tidak perlu menjadi pedagang untuk bisa memprediksikan masa depan ekonomi. Lewat kemampuan indera keenamnya ia bisa tahu, meski tidak pernah mengikuti perkembangan ekonomi. Begitu juga dalam hal-hal yang lainnya.

Setelah indera ke enam, masih ada lagi indera ketujuh, kedelapan dan seterusnya. Setiap indera mempunyai kemampuan sendiri-sendiri. Para Nabi dan rasul adalah orang-orang yang telah melampui indera keenam. Selain mereka, ada juga orang awam yang diberi kemampuan tersebut. Apapun agama dan keyakinannya. Hanya mereka yang betul-betul telah bisa mengurai misteri dalam dirinya dengan sempurna yang bisa memiliki kemampuan itu. Ya, indera keenam adalah kemampuan yang beranjak dari hasil mengurai misteri diri kita sendiri.


AJI TUNGGUL WISESO (Mahabah umum)


Kami ingin berbagi sedikit pengetahuan/pengijazahan tentang aji pengasihan sebagai perbendaharaan kazhanah budaya nusantara di tanah jawa. Konon ilmu ini diciptakan oleh sosok Ratu lelembut tanah jawa, inilah mantranya :

Bismillah…
“CUNG CUNG PANGINCUNG AMATEK AJIKU TUNGGUL WISESO SOPO TUMEKO MARING BADAN INGSUN DADYO WELAS DADYO ASIH, ONO LOR DADYO ASIH, ONO KIDUL DADYO ASIH, ONO WETAN DADYO ASIH, ONO KULON DADYO ASIH, TEKO WELAS TEKO ASIH SAKING KERSANING ALLAH”

Laku :
1. Niat iklhas
2. Mandi kembang staman pd tengah malam
3. Puasa sunah 3 hari yg diawali pd weton/hr kelahiran kita
4. Baca amalan ini selama 11 hari sebanyak 11 x setiap tengah malam

Setelah laku tersebut baca amalan diatas setiap habis shalat fardhu sbanyak 3 x. Tanda bahwa ilmu ini sudah menyatu biasanya akan didatangi sesosok ratu didalam mimpi.

Kegunaan :
- Daya pengasih untuk sesama manusia baik pria/wanita
- Daya pengasih untuk bangsa lelembut

Saran :
Selalu iringi amalan diatas dg membaca ayat kursy setiap sehabis shalat fardhu sebanyak 11 x. @@@

AJI PENGASIHAN GUNUNG WALAT
(Mahabah Umum)

Awalnya Ilmu pengasihan ini kami dapatkan dari seorang sesepuh tanah pasundan yg tepatnya di Gunung walat cibadak sukabumi, inilah bacaanya :

Bismillah…
“ DOAKU DOA MARAS, MARAS ALLOH BAGINDA RASULULLOH TUNDUK KASIH SAYANG MANUSIA SAMPAR JAGAD DIBAWAH TELAPAK KAKI SAYA, BAROKAH DOA LAAILLAHAA ILLAULOH BAROKAH DOA MUHAMMADARASULULLOH”

Laku :
- Niat iklhas
- Awali dg Mandi Kembang setaman pd tengah malam
- Baca amalan diatas setiap sehabis shalat fardhu sbanyak 7 x
- Lanjutkan dg membaca Laaillahaa illauloh muhammadarasululloh sebanyak 313 x

Manfaat :
- Daya tarik sesama manusia

Demikian sedikit pengetahuan yg kami miliki mohon maaf kpd poro sedulur semua atas kekurang/ ketidaktahuan kami. Semoga dpt bermanfaat dunia dan Akhirat. Salam Rahayu. @@@



AMALAN BERAGAM DZIKIR



KAZANAH DZIKIR

1. ZIKIR KHUSUS untuk umat Islam di seluruh bumi dalam
rangka peningkatan kualitas jatidiri dan pendekatan kepada
Allah SWT. Silahkan diamalkan untuk kehidupan yang lebih baik. Insya Allah.
- Ta’awudz 7x
- Istighfar Lengkap (Astagfirullah Al Adzim Aladzi Lailaha Ila
Huwal Hayyul Qayyum Wa Atubu Ilaih) 9x
- Yasin ayat 83 (Fasubhanaladzi…) 11x
- Al Fatihah 27x
- Al Ikhlas 27x
- Al Falaq 27x
- An Naas 27x
- Ayat Kursi 18x
- Tasbih 27x
- Lillahi Robbil ‘alamin 27x
- Al Isroo ayat 81 (Waqulja al haq…) 27x
- Yasin ayat 58(Salamun…) 800x
- Subhana robbika robbil izzati amma yasyifun wassalamun’alal
mursalin walhamdulillahirobbil’alamin 3x
Dilakukan 7-16 kali sehari.

2. Meredakan Kerusuhan Massal.
- Yasin ayat 58 3x
- Takbir 30 minit.

3. Perlindungan diri sendiri, keluarga atau tempat tinggal
dari energi negatif.
- Al Fatihah 3x.
- Tasbih tanpa batas.

4. Pembersihan energi negatif terhadap seseorang tanpa getaran.
- Al Fatihah 9x.
- Yasin ayat 58 tanpa batas

5. Pembersihan dan transfer energi positif (Malaikat) untuk
rumah.
- Yasin ayat 58 11x
- Takbir dgn getaran 20 minit

6. Penyembuhan AIDS, HIV, dan Hepatitis.
- Istighfar lengkap 114x
- Wahuwal Aliyul Adzhim 128x
- Tasbih 129x
- Allahu Akhbar 1 Jam.
** Catatan: di baca 1 hari 5x selama 33 hari

7. Penyembuhan Ketergantungan Narkoba (drugs) dan Minuman
Keras.
-Istighfar lengkap 99x
-Al Fatihah 110 x
-Wahuwal Aliyul Adzhim 122x
-Al Ikhlas 112x
-Tasbih 119x
-Allahu Akhbar 1 Jam.
** Catatan: di baca 1 hari 3x selama 30 hari

8. Untuk mengobati penyakit medis dan non-medis.
-Lailaha Ila Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzholimin 41x
-Istighfar lengkap 41x
-Al-Fatihah 41x
-Al-Ikhlas 41x
-Ayat Kursi 41x
-Tasbih 41x
-Waqulja Al Haqqu Wa Zahaqol Bathilu Innal Bathila Kaana
Zahuqon 109x
*** Catatan: di kerjakan 3-7x perhari

9. Untuk melenyapkan rintangan hidup
- Istighfar lengkap 21x
- Al Fatihah 21x
- Al Ikhlas 21x
- Tasbih 119x
*** Catatan: di kerjakan 5x sehari

10. Untuk meningkatkan Keberuntungan
-Al Fatihah 111x
-Al Ikhlas 118x
-Tasbih 119x
*** Catatan: di kerjakan 3x sehari

11. Untuk meningkatkan kesehatan, kecerdasan dan
konsentrasi
-Al Fatihah 11x
-Al Ikhlas 18x
-Tasbih 19x
-Allahu Akhbar tanpa batas
*** Catatan: di kerjakan 5x sehari

12. Untuk memperoleh pasangan hidup, permasalahan
Rintangan dan jalan keluarnya.
- Laailaahailaa Anta Subhanaka Innikuntu Minadzolimin 135x
- Istighfar lengkap 135x
- Al Fatihah 135x
- Al Ikhlas 135x
- Al Falaq 135x
- An Nas 135x
- Ayat Kursi 135x
- Tasbih 135x

Ini semua adalah ikhtiar kita sebagai manusia, hanya Allah SWT yang menjadikan kesembuhan dan memberi penyelesaian.



Label