Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Januari 2013

SHOLAWAT MOHON AMPUNAN


====ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA AALIHII WA’ITRATIHII BI ‘ADADI KULLI MA’ LUUMIL-LAKA ASTAGHFIRULLAAH AL ‘AZHIM LA ILAAHAA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIH. YAA HAYYU YAA QAYYUUM =====

Semoga melimpahkan Berkah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga besarnya dan keturunannya menurut jumlah segala sesuatu yang diketahui-Mu. Saya memohon pengampunan dari Yang Maha Agung, Tiada Dia selain Allah, Yang Maha Sempurna Hidup dan Diri berkelanjutan dan aku berbalik kepada-Nya dengan pertobatan. Wahai Yang Sesungguhnya Hidup dan Maha Sempurna.

Sholawat ini juga dirumuskan oleh Uwais Al Qorni. Seorang pemuda bermata biru yang hidup sezaman dengan Rasulullah SAW, ahli membaca Al-Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.
Pemuda dari Yaman ini yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.

Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak memengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur.

Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi Pertempuran Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat?

Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya.

Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata, “Pergilah wahai anakku! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah Sayyidah Fathimah binti Muhammad SAW, sambil menjawab salam Uwais.

Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang.

Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”.

Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada Sayyidah Fathimah a.s. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rasulullah SAW, Sayyidatina Fathimah a.s. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi Sayyidah Fathimah a.s., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

Rasulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada Imam Ali bin Abi Thalib a.s. dan Umar bin Khattab dan bersabda, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan Abu Bakar telah di estafetkan Khalifah Umar bin Khattab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Ia segera mengingatkan kepada Imam Ali a.s. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka.

Di antara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan salat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais.

Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais al-Qorni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Imam Ali a.s. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka.

Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah, “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata, “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”.

Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais, waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan salat di atas air.

Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Wahai waliyullah,” Tolonglah kami!” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi, “Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!” Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata,

“Apa yang terjadi ?”
“Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak?” tanya kami.
“Dekatkanlah diri kalian pada Allah!” katanya.
“Kami telah melakukannya.”
“Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaani rrohiim!”

Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut.

Lalu orang itu berkata pada kami ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? “Tanya kami.

“Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat.

Kemudian kami berkata lagi kepadanya, “Sesungguhnya harta yang ada dikapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.”

“Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.

“Ya, “jawab kami. Orang itu pun melaksanakan salat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke Rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya.

Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan Umar bin Khattab)

Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.

Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.

Inilah keistimewaan Uwais dibanding orang kebanyakan karena jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya.

Senin, 07 Mei 2012

AYAT 1000 DINAR


Assalamu’alaikum wr.wb……Diantara ayat yang favorit dikalangan Hikmah untuk menarik dan membuka rahmat adalah yang dinamakan Ayat 1000 Dinar. Khusus untuk memudahkan rezeqi ayat ini memang terlanjur dianggap favorit oleh sebagian kalangan. Ayat ini mengandung pengertian yang dalam.Dan para salaf telah menggali sumur agar kita yang awam ini dapat menimba dan mengambil air di sumur yang jernih itu.Maka bacalah dan sandarkan harapanmu kepada Allah Jalla Jalalahu. Kewajibanmu hanya berdoa, dan Haq Allah sepenuhnya akan pengabulan. Tidak selayaknya kita MENDIKTE Allah agar menuruti kehendak kita, selayaknya kitalah yang berlapang hati akan ketetapan yang dijatuhkan DIA untuk kita. Mintalah dan perbaguslah niatmu..Allah akan melihat kesungguhanmu meminta. Maka perbaikilah amaliyah lahir dan batin kita. Baguskan hubunganmu dengan Allah SWT, maka Allah akan membaguskan hubungan dan urusanmu dengan makhluk.

Inilah redaksi bacaan Ayat 1000 Dinar.

Bismillahir rahmannir rahiim.

WA MAN YATTAQILLAHA YAJ’AL LAHU MAKHROJAA,WAYARZUQHU MIN HAITSU LAA YAHTASIIB. WA MAN YATAWAKKAL ‘ALALLAHI FAHUWA HASBUHU.INNALLAHA BALIGHU AMRIHI, QOD JA’ALALLAHU LIKULLI SYAII-IN QODIIR.

Maknanya :
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.( At-Tolaq : 2-3 )

Riwayat dari As-Syekh As-Sayyid Murthado, beliau menulis dicatatannya sebagai berikut…

Dipemakaman Ar-Ridho R.a, di kota Thusi pada hari selasa tanggal 3 Rabiul awal 1352 H, saya berkata kepada As-Sayyid Al-Jalil Mirza Abdullah As-Syairazi At-Tawasili..” Ijazahkan kepada saya amalan yang engkau terima dari ayah saya.” Kemudian ia menjawab,” Dia ayahmu diberi Ijazah oleh Syekh Dadim Akar Muhtaj dan saya ijazahkan pula untukmu. Amalan itu begini : Dikerjakan malam rabu,malam kamis, dan malam jum’at,3 malam berturut setelah sholat maghrib sebelum berkata-kata dan melakukan sesuatu.Pertama membaca surah Al-Qodr 6x setiap selesai 1x tiup ke arah satu penjuru sampai 6 penjuru dengan tertib. Sebagai berikut : pertama ke atas – bawah – kanan – kiri – depan – belakang. Setelah itu membaca Ayat….( diatas )…sebanyak 114x ( sebanyak bilangan surah dalam Al-Quran ). Bagi yang mengamalkannya, rezeqi datang minggu itu juga sebanyak yang diperlukan.”

Kemudian Syekh Mirza Abdullah berkata.” Saya amalkan dan ternyata seperti yang dikatakannya.”

Demikian juga As-Sayyid Al-Fadhil Muhammad Ali Al-Jawahiri Al-Jazairi. Cara ini diamalkannya secara dawam dan dinamainya amalan ini dengan nama “ Pohon Harta “ karena banyaknya faedah-faedah yang didapatnya berkat amalan ini.

Dan Al-Faqir mendapatkan amalan ini dari Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang. Demikianlah yang telah kami coba begitu pula diantara sahabat-sahabat kami telah mencoba mengamalkannya untuk urusan rezeqi mereka.

Banyak sekali sebenarnya faedah yang terkandung didalam ayat ini. Bukan hanya sekedar urusan rezeqi saja, tapi disemua keperluan dan hajat si pembaca akan tercukupi. Dan kami tuliskan untuk sahabat semua di KWA khususnya dan kaum muslimin dimanapun berada umumnya.


Rabu, 02 Mei 2012

SHALAWAT PENARIK REJEKI

 

Banyak sekali keutamaan yang bisa kita peroleh dari bershalawat. Sebelum membahas mengenai shalawat penarik rejeki terlebih dahulu perlu kita ketahui dasar-dasar (dalil) bershalawat sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 56 “INNALAAHA WAMALAA IKATAHU YUSHALLUUNA ‘ALAN NABII YAA AYYUHALLADZIINA AAMANUU SHALLUU ‘ALAIHI WA SALLIMU TASLIIMAN” “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNYA bershalawat atas Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan berilah salam dengan sungguh-sungguh”

Berikut ini saya paparkan dua buah shalawat penarik rejeki yang diambil dari kitab Sirrul Jallil karya Sayyid Hassan As-Syadzilli yaitu SHALAWAT NURUD DZATII dan SHALAWAT AL FATIH oleh Sayyid Muhammad Bakry yang Insya Allah atas ijinNYA sebagai shalawat penarik rejeki.

Hendaknya sebelum bershalawat dibawah ini lakukan tertib sebagai berikut: a. Berwudhu b. Mendirikan sholat hajat dan sholat tahajud c. Banyak membaca shalawat tersebut Selain dibaca setelah sholat hajat dan sholat tahajud, lebih baik lagi jika dibaca setiap bakda sholat fardhu. Lakukakan dengan istiqomah semoga Allah meridhoi hajat saudara2. Tetapi usaha lahir hendaknya tetap terus diupayakan disamping usaha batin.

SHALAWAT NURUD DZATII

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NUURIDZAATII WASSIRRIS SAARII FII SAAIRIL ASMAAI WASHSHAFAATI WA’ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WASALLIM

SHALAWAT AL FATIH

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL FAATIHI LIMAA AGH LIQA WAL KHAA TIMI LIMAA SABAQA WANNAASHIRIL HAQQI WALHAADII ILAA SHIRATTHIKAL MUSTAQIIMI SHALLALLAAHU’ ALAIHI WA’ALAAA AALIHI WA ASHAABIHI HAQQA QADRIHI WAMIQDAA RIHIL A’DZIIM

Wong cilik

Selasa, 10 April 2012

RAHASIA PARA AULIYA DALAM IHSAN SEJATI


Sekaligus sebagai “bagian terpenting” dalam isi semua Rotib Rahmatullah Akbar ini
Cara Ihsan Sejati
A. IHSAN KE ALLAH
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema di seluruh NUR ALLAH, ( Cahaya Illahiah ) Hingga Tembus Ke seluruh ZAT ALLAH, danKekalkan Suara Gema ZikirMu dalam seluruh NURMU dan seluruh ZATMU
Agungkan dan Sempurnakan ZikirMu Seagung NUR ALLAH dan ZAT ALLAH
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
( Ucapkan sambil berhakekat Suara ZikirMenembus menembus hati – menembus Nyawa, Menembus, Ruh, Menembus PemilikSegala Ruh , (Nur ALLAH hingga ZAT Allah) —
A.IHSAN KE DALAM SOLAWAT
Nama Siapapun dalam Semua Rosul-Rosul Allah dari nabi Adam Alaihi Salam , nabi Hidir Alaihi Salam nabi sampai Rosullullah ( SollAllahu ala Muhammad), beserta Ihsan ke seluruh Umatnya
Caranya sama yaitu
Ihsan ke Rosullullah ( SollAllahu ala Muhammad )
Contoh 1.
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Hati Rosullullah, ( SollAllahu ala Muhammad ) terus menembus Ruh Rosulullah ( SollAllahu ala Muhammad )
Kemudian Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya Rosulullah ( SollAllahu ala Muhammad )
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Ihsan ke Nabiyullah Hidir Alaihi Salam
Contoh 2
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Nabiyullah Hidir Alaihi Salam terus menembus Ruh Nabiyullah Hidir Alaihi Salam
Kemudian Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya Nabiyullah Hidir Alaihi Salam
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Ihsan ke seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah
Contoh 3
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Hati seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah, terus menembus Ruh seluruhUmmat Rosul-Rosul Allah Kemudian Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah sejak nabi Adam Alahi Salam hingga Rosullullah ( SollAllahu ala Muhammad )
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Ihsan ke orang tua kita dan leluhur kita
Contoh 4
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Hati Kedua Orang tuaku, terus menembus Nyawa Kedua Orang tuaku, terus Ruh Kedua Orang tuaku danakhirnya Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya Kedua Orangtuaku
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Ihsan ke Arwah hamba Allah ( Bp Mursyid )
( Si fulan itu misal Bernama Bp Mursyid )
Contoh 5
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Hati Arwah hamba Allah ( Bp Mursyid ), terus menembus Ruh Arwah hamba Allah ( Bp Mursyid )
Kemudian Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya Arwah hamba Allah ( Bp Mursyid )
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Ihsan ke seluruh Rosul-Rosul Allah dan Ummat Rosul-Rosul Allah
Contoh 6
Tarik Nafas Baca Kalimat HU….. ( sedalam dalamnya kemudian Tanya Hati nurani bila sudah hati bilang cukup ) Ucapkan illahi anta maksudi wa ridlo kamatlubi.
Kemudian Berdoa;
YA ILLAHI, Bi ZATILLAHI AKBAR, Jadikan Zikir ini, Suaranya Bergema
dari hatiku , tembak terus menembus Hati seluruh Rosul-Rosul Allah dan seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah, terus menembus Ruh seluruh Rosul-Rosul Allah dan seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah Kemudian Tembuskan ke seluruh lahir dan bathinnya seluruh Rosul-Rosul Allah dan seluruh Ummat Rosul-Rosul Allah sejak nabi Adam Alahi Salam hingga Rosullullah ( SollAllahu ala Muhammad )
Kekalkan Zikir ini , Indahkan dan sempurnakan Se-sempurna yang sanggup engkau lakukan dengan Qudratdan irodahMu
Abadan-Abadan-Abadan Fikulli Makan Wa Fikulli Zaman
Lahaula Wala Quwata Illa billahil Aliyil Adhiem
—- ALLAHUAKBAR —
Catatan Penting
1.Ciri-Ciri Ihsan sudah 100% sampai adalah kita mempunyai rasa-perasaan yang membenarkan dan yang dapat berbicara dari dalam hati seakan-akan Zikir ini betul-betul bergema di seluruh Nur Allah dan Zat Allah di sertai rasa Nikmat yang gak bisa di ungkapkan yaitu rasa — Yang Nikmat Luar Biasa—
2. Ciri-Ciri Ihsan sudah100% sampai adalah kita mempunyai rasa-perasaan yang membenarkan dan yang seolah -olah dapat berbicara dari dalam hati seakan-akan Zikir ini betul-betul bergema di hati kita sendiri dan di hatiRosullullah, diseluruh hati para Rosul Allah dan seluruh Umatnya, termasuk semua maklukNya Allah di sertai rasa Nikmat yang gak bisa di ungkapkan yaitu rasa — Yang Nikmat Luar Biasa—

LALU DITUTUP SHOLAWAT INI

Bi’dzatillahi Akbar — Allahu Akbar—
Bismilahi Akbar — Allahu AKbar —
Allauhumma Solli ala Muhammad
Allahumma Solli ala Sayidina Muhammad SAW
Wa Ummati Sayidina Muhammad SAW
Allahumma Solli ala sayidina Hidir AS Wa Ummati Sayidina Hidir AS
Allahumma Solli ala Sayidina Adam AS Wa Ummati Sayidina Adam AS
Allahumma Solli ala Sayidina Idris AS Wa Ummati Sayidina Idris AS
Allahumma Solli ala Sayidina Nuh AS Wa Ummati Sayidina Nuh AS
Allahumma Solli ala Sayidina Hud AS Wa Ummati Sayidina Hud AS
Allahumma Solli ala Sayidina Soleh AS Wa Ummati Sayidina Soleh AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ibrohim AS Wa Ummati Sayidina Ibrahim AS
Allahumma Solli ala Sayidina Lutz AS Wa Ummati Sayidina Lutz AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ismail AS Wa Ummati Sayidina Ismail AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ishaq AS Wa Ummati Sayidina Ishaq AS
Allahumma Solli ala Sayidina Yaqub AS Wa Ummati Sayidina Yaqub AS
Allahumma Solli ala Sayidina Yusuf AS Wa Ummati Sayidina Yusuf AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ayub AS Wa Ummati Sayidina Ayub AS
Allahumma Solli ala Sayidina Sueb AS Wa Ummati Sayidina Sueb AS
Allahumma Solli ala Sayidina Harun AS Wa Ummati Sayidina Harun AS
Allahumma Solli ala Sayidina Musa AS Wa Ummati Sayidina Musa AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ilyas AS Wa Ummati Sayidina Ilyas AS
Allahumma Solli ala Sayidina Ilyasa AS Wa Ummati Sayidina Ilyasa AS
Allahumma Solli ala Sayidina Zulkifli AS Wa Ummati Sayidina Zulkifli AS
Allahumma Solli ala Sayidina Dawud AS Wa Ummati Sayidina Dawud AS
Allahumma Solli ala Sayidina Yunus AS Wa Ummati Sayidina Yunus AS
Allahumma Solli ala Sayidina Zakaria AS Wa Ummati Sayidina Zakaria AS
Allahumma Solli ala Sayidina Yahya AS Wa Ummati Sayidina Yahya AS
Allahumma Solli ala Sayidina Isa AS Wa UmmatiSayidina Isa AS
Allahumma Solli ala Sayidina Muhammad SAW Wa Ummati Sayidina Muhammad SAW
Huukuki Wajibati Alaiya
Khususon Wa man huwa amilu hadihi Solawat Akbar
WAllahi-TAllahi-Billahi Laillaha illa Allah, Muhammadurrosullullah Haq
WAllahi-TAllahi-Billahi Nur Muhammad Haq
WAllahi-TAllahi-Billahi Nur Allah Haq
WAllahi-TAllahi-Billahi Zat Allah Haq
WAllahi-TAllahi-Billahi Al Mauta Haq, Wa Kursi Haq, Wa Arsy Haq, Wa Jannah Haq, Wa Nar Haq
WAllahi-TAllahi-Billahi
Bi’ Zatilahi Akbar, Bi’ridlollahi Akbar, Bi barokati solawat Akbar Nas’aluka
Mahabatan Akbar, Safaatan akbar, Wa Rohmatan Akbar, Wa Maqfirotan Akbar, Wa Salamatan Akbar, Wa Hafidollahu Akbar, Wa Rizkon Akbar Bi ghoiri Hisab, Wa KaromAllahu Akbar, Wa Ridlollah Akbar, Wa Nikmatan Akbar Bi ihsan bi zatillahi Wajhika Akbar, Wa Maqbulan
Abadan-Abadan-Abadan-Abadan
Fi kulli Makan Wa fi kulli Zaman
Kun Fayakun-Kun Fayakun-Kun Fayakun
—-Allahu Akbar—-


RISALAH METODE BERJUMPA RASULULLAH SAW

Mengenai sholawat untuk bermimpi / berjumpa dengan Rasulullah SAW, saya mulai mencari dan menyelidiki sekiranya ada metode khusus untuk dapat mewujutkan niat itu. Alhamdulillahnya…saat dipondok dulu ada satu kitab yang berjudul MAGHNATHISUL QABUL FIL WUSHUL ILAA RU’YATI SAYYIDINAR RASUL SAW ( MAGHNATIS : RISALAH METODE BERJUMPA RASULULLAH SAW ) buah karya dari Sayyid Hasan Muhammad syiddad ba Umar. Pengantar kitab ini adalah Habib Abdurrahman bin Syech Al-Atthas, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Masyhad, Sukabumi. Tempat dimana saya belajar dan menimba ilmu agama. Kitab yang sangat bagus karena diberi sambutan / referensi oleh beberapa Ulama besar. Diantaranya :
Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Asseqaf
Al-Habib Ahmad Masyhur Al-Haddad
Al-Habib Abu Bakar bin Ali Al-Masyhur
Al-Habib Hasyim Al-Idrus
Al-Habib Abdul Qadir Jilani bin Salim Al-Khird
As-Sayyid Abdurrahman bin Ahmad Al-Kaff
As-Sayyid Ali bin Abdullah bin Husein Asseqqaf
As-Sayyid Muhammad bin said bin Al-Baidh
As-Syekh Husein Shaleh Al-Masibily
As-Syekh Abdur Rahiim Syekh Ali Musa
As-Syekh Abdullah Sirajuddin
As-Syekh Musa Abduh Yusuf
As-Syekh Shaleh Al-Syekh Al-Abbassy
As-Syekh Ahmad Al-Badawi bin Usman Al-Barawy

Beliau-beliau diatas menyatakan bahwa Kitab ini MAGHNATHISUL QABUL FIL WUSHUL ILAA RU’YATI SAYYIDINAR RASUL, adalah satu kitab yang terjamin ke shahihannya dan berdasarkan dalil yang kuat juga dari Ijazah yang bersambung secara berantai sanadnya. Merupakan pedoman bagi para Muhibbin yang bercita-cita untuk dapat bertemu dengan Junjungan Yang Mulia Sayyidina wa Habibina wa Maulana Rasulullah Muhammad bin Abdillah SAW.

Perangkum kitab ini merangkumnya kedalam tiga bahasan pokok dalam merajut kecintaan dan menjalin keterpautan hati kepada Nabi SAW secara sistematis dan proporsional berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan wacana para salaf dan khalaf melalui pengamalan sholawat. Perjumpaan yang dimaksud adalah dengan melalui mimpi dan diharapkan berlanjut ke alam nyata.

Mimpi merupakan yang pertama nampak dari wahyu kenabian kepada Rasulullah SAW sebagaimana yang diterangkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dalam Shahihnya pada bahasan Ta’bir dan oleh Muslim pada bahasan Al-Imam ( hadist no : 252 ).Kata RU’YAH digunakan untuk mimpi yang disukai, sedangkan kata HULUM untuk mimpi yang tidak disukai. Terkadang kata Ru’yah digunakan untuk keduanya. Dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim pada bahasan itu- dari Abu Qatadah bahwa Nabi SAW bersabda : “ Ru’yah yang benar berasal dari Allah dan Hulum yang buruk berasal dari Syetan.”

Sayyid Allamah Abdullah bin Alwi Al-Haddad Ra pernah ditanya tentang Ru’yah dan beliau mengatakan,” Mimpi adalah bagian dari kenabian dan memiliki alam tersendiri, malah mimpi merupakan dinding pemisah antara kasyf yang bersifat bathin dengan kesadaran ( yagdhah ) yang bersifat zhohir.” Kewalian biasanya diawali dengan mimpi sebagaimana yang di awali oleh Rasulullah SAW pada awal kenabian. Namun tidak setiap mimpi yang diawali oleh seseorang bersifat demikian . Orang yang suka mencampur adukkan yang haq dengan yang batil kecil kemungkinannya untuk mendapatkan mimpi yang benar ( Shidig ). Syarat bermimpi yang benar adalah bersikap jujur dan menjauhkan diri dari khayalan-khayalan buruk.

Allah memuliakan para pecinta Nabinya dengan kemampuan melihat Rasulullah SAW ketika tidur sebagai perwujudan dari mengutamakan dan memuliakan beliau SAW adalah pangkat yang paling agung yang didambakan dan diharapkan oleh setiap insan yang mencintai beliau.Sesuai dengan sabda Nabi SAW,” Tidak beriman ( dengan sempurna ) satu diantara kamu, sehingga aku lebih dicintainya dari pada dirinya sendiri, anaknya, orang tuanya dan setiap manusia.” Setelah Allah menganugerahi para pecinta dengan kemampuan melihat Nabi-NYA SAW dikala tidur, kedudukan mereka menjadi tinggi dengan memperbanyak bacaan sholawat dan salam sambil mengikuti jejak beliau yang sempurna, sehingga Allah Yang Maha Mulia memberi mereka keutamaan. Mereka mampu melihat beliau dan berkumpul bersama beliau dalam keadaan terjaga. Itulah yang termasuk pangkat yang tinggi dan derajat yang agung.

Sebagaimana sabda beliau SAW,” Barangsiapa melihat aku diwaktu tidur maka dia benar-benar melihat aku, karena sesungguhnya setan tidak mampu menyerupai aku.” ( Sungguh benar Nabi SAW yang benar dan dibenarkan ). Setelah itu beliau memberi kabar gembira kepada kita : “ Barangsiapa melihat aku diwaktu tidur, maka dia akan melihat aku di waktu terjaga atau ( dia seakan-akan melihat aku di waktu terjaga ) setan tidak dapat menyerupai aku.” (HR.Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Diantara syarat-syarat Mahabbah kepada Rasul SAW adalah :
Taqwa dan Istiqomah yang sempurna. Karena merupakan azaz yang kokoh dalam semua amal ibadah disamping niat yang benar dengan ikhlas).

Didalam mengikuti jejak rasul SAW ada 3 faedah yang besar dan agung :
Dicintai Oleh Allah SWT.
Taat kepada Rasulullah SAW.
Diampuni dosa-dosanya.

Tersebut didalam kitab Mafatihul Mafatih : Barangsiapa bisa bermimpi melihat Rasulullah SAW dikala tidur, maka dia akan mendapatkan Husnul Khotimah dan syafaat beliau, mendapatkan surga dan Allah mengampuninya serta kedua orang tuanya- jika keduanya muslim. Dia termasuk yang mengkhatamkan Qur’an sebanyak 12 kali, sakaratul maut terasa ringan baginya, siksa kubur dihilangkan dari padanya, diselamatkan dari kesulitan da hari kiamat dan tercapai hajatnya didunia dan akhirat dengan kasih sayang dan karunia-NYA.

Ketahuilah bahwasanya mimpi melihat beliau SAW adalah Haq. Mimpi adalah suatu keterbukaan yang tidak bisa terjadi kecuali dengan hilangnya penutup / Hijab dari hati.Oleh karena itu tidak bisa dipercaya kecuali mimpi seseorang laki-laki shaleh dan benar ucapannya. Adapun orang yang banyak kebohongannya, tidaklah benar mimpinya. Orang yang banyak kerusakan dan perbuatan maksiatnya akan gelap hatinya, sehingga apa yang dilihatnya adalah bunga-bunga tidur.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya orang yang diberi Taufiq oleh Allah SWT dan dimuliakan dengan melihat Nabi SAW, terkadang dia melihat beliau dalam bentuk-bentuk yang banyak. Hal ini kembali kepada perilaku orang yang melihat beliau, karena perobahan tingkah lakunya, istiqomahnya, dan khaufnya kepada Allah, disertai cara-cara menunaikan ibadah-ibadah fardhu dengan benar. Apabila amalan orang yang melihat Rasul SAW baik, maka baik pula baginya bentuk dan rupa beliau. Terkadang beliau nampak dengan sifat-sifat yang dimilikinya, kendatipun demikian beliau diatas segala sifat-sifat itu dari kebagusan, kesempurnaan, kedermawanan, cahaya dan rahasia beliau yang merupakan sifat-sifat Mulia yang tidak diketahui kecuali Tuhan Yang Maha Pencipta lagi Maha Agung.

Orang yang berkeinginan untuk melihat Rasulullah SAW wajib menambah :

1.Sikap merendahkan diri kepada Allah SWT.

2. Beradab bersama Rasulullah SAW.

3. Memandang sesuatu sesuai yang disenangi dan di Ridhai Oleh Allah dan Rasul-NYA.

4. Menjauhi semua tempat yang tidak di Ridhai oleh Allah dan Rasul-NYA.

Dan berikut ini adalah contoh beberapa faedah untuk tujuan yang dimaksud, maka bangun dan berjuanglah…ambillah dia untukmu dan semoga kita dapat menyaksikan Ke Maha Murahan dan Ke Maha Agungan Allah yang Maha Penolong dan pemberi Taufiq.

Faedah beberapa surah di dalam Al-Qur’an untuk tujuan berjumpa (Mimpi) kepada Rasulullah SAW.

1.Surah Al-Kautsar

Barangsiapa membacanya dimalam hari 1.000 kali, maka dia akan bermimpi melihat Nabi SAW. ( Mujarab Shahih )

2. Surah Al-Muzammil

Barangsiapa ingin melihat Nabi SAW maka bacalah surah itu sebanyak 41 kali. Maka dia pasti akan melihat beliau SAW. ( Mujarab shohih )

3. Surah Al-Qodr

Dibaca pada malam jum’at 1.000 kali maka dia tidak akan mati sebelum melihat Nabi SAW. ( Mujarab )

4. Surah Al- Qurays

Dibaca malam jum’at 1.000 kali, kemudian tidur dalam keadaan suci maka dia akan melihat Nabi SAW didalam tidurnya dan tercapai maksud serta tujuannya. ( Mujarab )

5. Surah Al-Ikhlas

Riwayat Ibnu Abbas : Dibaca malam hari 1.000 kali , maka dia akan melihat Nabi SAW didalam tidurnya. ( Mujarab )

Dibagian lain Ibnu Abbas menerangkan : “ Barangsiapa yang melaksanakan sholat dua rakaat pada malam jum’at , pada setiap rakaatnya setelah fatehah membaca Surah Al-Ikhlas 25 kali setelah itu ba’da sholat membaca sholawat dengan sighat ini :

Sholallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin Nabiyyil ummi. 1.000 kali.

Maka tidak akan sempurna jum’at yang akan datang kecuali dia melihat Nabi SAW diwaktu tidurnya. Jika dia dapat melihat Nabi SAW maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya. ( Mujarab Shohih )

Faedah beberapa sholawat pendek An-Nabi SAW.

1.Sholawat Nur

Bismillahir rahmanir rahiim…

Allahumma inni as-aluka bi nuuril anwaaril ladzii huwa ‘ainuka laa ghoiruka an turiyanii wajha nabiyyika sayyidina Muhammadin sholallahu ‘alaihi wa aalihi wassallama kamaa Huwa ‘indaka.

Sighat sholawat tersebut dibaca 100 kali. ( Ini Mujarab )

2. Sholawat Ummi

Bismillahir rahmanir rahiim…

Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummi.1.000 kali.

Caranya : Sholat sunah dua rakaat pada malam jum’at. Dalam setiap rakaatnya membaca ba’da al-fatehah : Ayat Qursy.1x dan Surah Al-Ikhlas 15 kali. Setelah salam membaca sholawat tersebut diatas 1.000 kali.( Mujarab )

3. Sholawat Syekh Abbu Abbas Al-Mursy Ra.

Bismillahir rahmanir rahiim…

Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin ‘abdika wa nabiyyika wa rasuulikan nabiyyil ummi wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim.500x

Berkata Syekh Abbu Abbas Al-Mursy Ra : “ Barang siapa membaca secara rutin sighat sholawat tersebut dalam sehari semalam sebanyak 500 x , maka dia tidak akan mati sebelum berkumpul bersama Nabi SAW dialam nyata ( terjaga ).”Syekh Yusuf An-Nabhani menambahkan dan menerangkan : Apabila sholawat tersebut berfaedah untuk melihat Nabi SAW dialam nyata , tentunya sholawat tersebut lebih berfaedah lagi untuk melihat beliau didalam tidur.” ( Ini Mujarab )

4. Sholawat Sayyid Jamaludin Abu Mawahib Asy-Syadzily Ra.

Beliau adalah termasuk orang-orang pilihan yang agung. Beliau berkata,” Saya pernah melihat Rasulullah SAW didalam tidur , lalu beliau SAW berkata kepadaku “ Bacalah olehmu ketika hendak tidur…

Bismillahir rahmanir rahiim. 5x

A’udzubillahi minasy-syaithonnir rajiim.5x

Allahumma bihaqqi Muhammadin arinii wajha Muhammadin haalaan wa maalaan.5x

Apabila engkau membacanya ketika hendak tidur , maka aku akan mendatangimu dan aku tidak akan meninggalkanmu sama sekali. “ Lalu beliau menuturkan “ alangkah indahnya bentuk bacaan ini dan juga artinya bagi orang yang mempercayainya, terlebih lagi jika engkau menambahinya dengan bacaan sholawat dan salam kepada Nabi SAW.” (Ini Mujarab Shohih).

5. Sholawat Rahmat

Penulis kitab ini Sayyid Hasan Muhammad syiddad ba Umar mengatakan telah memperoleh ijazah dari Guru beliau Al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith- dan beliau berkata : “ Sesungguhnya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsy Ra berkata : “ Barang siapa banyak membaca sighat sholawat yang berkah ini maka dia akan melihat An-Nabi SAW.”

Inilah sighat sholawat yang dimaksud :

Bismillahir rahmanir rahiim…

Allahumma sholli wa sallim’ala Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad miftaahi baabi rohmaatillah, ‘adada maafii ‘ilmillah, sholaatan wa salaaman daa-imaini bi dawamii mulkillah.”

Dan beliau- Sayyid Hasan Muhammad syiddad ba Umar mengatakan telah memperoleh sighat sholawat yang sama dari Al-Habib Hasan bin Abdullah Asy-Syatthiri diawal perjumpaan beliau di Raudhah yang mulia di Masjid Madinah Al-Munawarrah.

Saya kira cukup sedemikian itulah beberapa contoh dari beberapa faedah yang berguna untuk dapat bertemu dengan An-Nabi SAW. Untuk selanjutnya kami persilahkan kepada ikwanul muslimin, baik yang berada di kampus KWA tercinta ini atau dimanapun berada untuk mencari dan mengamalkannya faedah-faedah lain untuk tujuan yang sama. Hal ini sebagai bukti Mahabbah kita kepada beliau SAW. Bahwasanya seseorang pecinta akan sangat berharap berkumpul dengan orang yang dicintainya.

Akhirul kalam…artikel ini hanya sebagai motivator untuk para ikhwan agar semakin menyuburkan Mahabbahnya kepada Junjungan kita Rasulullah Sayyidina Muhammad SAW. Banyak sekali metode yang bisa dipergunakan baik melalui pembacaan surah-surah ataupun dengan sholawat. Semoga dengan ini kita akan mengikuti beliau SAW dengan lebih baik. Amiin Ya Robbal ‘Alamiin.

Wabillahit-taufiq wal hidayah wassalamu’alaikum wr wb….


SAHADAT SERBAGUNA


Amalan ini merupakan ilmu dasar dan pamungkas sebuah ajaran. Kenapa disebut serba gunam sebab ilmu ini memiliki banyak manfaat dan kekuatan yang sejuk dan lembut. Dan kenapa disebut sebagai dasar dan pamungkas ilmu, karena sangat tergantung pada zikir dan kekhusyukannya. Semakin banyak zikir semakin besar kekuatannya.

Bunyi lafal Sahadat Serbaguna adalah:

BISMILLAHIRROHMANIROHIM ASHADUALLA ILAHAILALLAH WA ASHADU ANA MUHAMMADAR RASULULOH, ALLAH MUHAMMAD RASULULLAH SAYA MINTA PADAMU ALLAH ……(ucap permintaan) LAILLAHAILALLAH MUHAMADAR ROSULULLOH.

Selanjutnya zikirkan ALLAH terus dengan menahan nafas. Amalan lengkapnya sebagai berikut: tulis lafal dengan huruf arab, kecuali yang latin ditulis dengan latin. Baca Lafal diatas tiap hela nafas sampai zikir ALLAH 1000 x dalam waktu 3 hari lalu kertas tadi dibakar lalu abu di campur dengan air kopi lalu minum.

Di dalam zikir kita akan menemui beberapa kejadian seperti tubuh bergetar, seperti banyak cahaya masuk pada tubuh kita, dan kita seperti berada di alam yang indah. Bila seperti itu, berarti kita cocok atau “hak” menggunakan ilmu ini. Jika terasa panas, seperti dilempar dan kita ketakutan maka jangan dilanjutkan karena itu berarti tidak cocok. Ilmu ini berfungsi seperti apa yang empunya inginkan.










Di dalam tradisi Dayak Dermayu, dzikir semacam ini disebut “emboke elmu” dimana SS ini bisa memanggil ilmu lain dengan cara sebutkan ilmu sesuai permintaan kita. Terakhir, untuk menguatkan amalan dzikir tersebut maka hendaknya kita selalu berdzikir ALLAH sebanyak-banyaknya dimanapun, kapanpun dan bagaimana pun kondisi kita.

SHALAWAT AL-QABDLAH / AR-RA’ISIYYAH


Assalamu’alaikum wr,wb. Berikut ini adalah Amalan Sholawat yang sangat besar faedahnya. Ketahuilah pada saat kita merasakan tidak ada doa yang Qobul atau terasa sangat lama di Ijabah, maka pintalah hajatmu melalui Kanjeng Nabi SAW. Insya Allah, doa yang tadinya terasa sangat lama wushul bahkan Qobul,akan segera di Ijabah oleh Allah SWT. Jika doamu di “ AMINKAN “ oleh Kanjeng Nabi SAW maka saat itu terbukalah semua pintu-pintu kemudahan. Akan sampailah semua hajatmu dihadapan Allah SWT. Banyak sekali redaksi Sholawat yang disusun oleh Ulama-ulama yang berpredikat Arifbillah. Salah satunya adalah sholawatnya As-Sayyid Al-Quthb Al-Kamil Syekh Ahmad Al-Badawi Al-Huseini R.a. Maka bertawasullah kepada An-Nabiy SAW melalui sholawat ini. Insya Allah akan segera tercapai maksudmu.

Inilah redaksi Sholawat tersebut.

Bismillahirrahmannir rahiim.
Allahumma Sholli ‘alaa Sayyidina Muhammadin Syajarotil ashlin nuurooniyyah, ,walam ‘atil qob-dhotir rohmaaniyyah, waa afdholil kholiiqotil insaaniyyah, wa asyrofish-shurooti jasmaaniyyah wama’dinil asroori robbaniyyah, wa khozaa-inil ‘uluumil ishthifaa-iyyah shoohibil qobdhotil ashliyyah, wal baHjatis-saniyyah wa rutbatil ‘aliyyah man indarojatin nabiyyuna tahta liwa-ihi fahum minhu wa ilaihi. Wa sholli wa sallim wabarik ‘alaihi wa ‘alaa alihi wa shohbihi ‘adada ma kholaqta wa rozaqta wa amatta wa ahyaita ilaa yaumi tab’atsu man afnaita wa sallim tasliman katsiiron walhamdulillahi robbal ‘alamiin.

` Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam dan keberkahan pada junjungan dan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, pohon asal nuraniah, cahaya genggaman sang Rahman, insan paling utama, gambaran jasmani termulia, sumber rahasia Rabbani, khazanah ilmu pilihan, keelokan yang luhur, derajat yang tinggi, insan yang para nabi lain tergabung dibawah panjinya. Mereka darinya dan akan menuju padanya.

Limpahkan sholawat dan salam dan keberkahan padanya serta kepada keluarga dan para sahabatnya, sebanyak jumlah makhluk yang Engkau ciptakan, Engkau berikan rezeki, Engkau matikan dan Engkau hidupkan, sampai hari ketika Engkau bangkitkan mereka yang Engkau matikan sebelumnya.Limpahkanlah salam kesejahteraan kepadanya sebanyak-banyaknya.Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan sekalian Alam.`

Catatan dan cara :
1.Untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan.
Puasa sunah 3 hari, dimulai hari selasa, rabu dan kamis. Selama puasa sholawat dibaca 21 kali setiap ba`da sholat. Ba`da puasa bacalah secara istiqomah 7 kali setiap ba`da sholat. Insya Allah apa yang dicita-citakan akan dapat diraih. ( Riwayat Salafush Sholih )

2.Untuk bertemu dengan Nabi Muhammad SAW
Sebagian ulama mengatakan : barang siapa setiap hari membaca sholawat ini secara istiqomah selama 40 hari maka akan datang padanya keajaiban Nur Allah SWT, dan kebaikan yang tak ada yang tahu ukurannya kecuali Allah SWT. Setelah itu dibaca terus setiap hari 3 kali ba`da shubuh dan maghrib.
( Riwayat Salafush Sholih )

3.Untuk mendapatkan Hajat.
Al-Mukarom KH. Hanifun Nusuk (Gus Nif), Pekalongan mengatakan bahwa sholawat ini mempunyai asror yang luar biasa dan keras. Untuk semua hajat, sebagai senjata pamungkas dari serangan dhahir dan bathin. Jika untuk mendapatkan hajat maka bacalah selama 3 hari ba`da shubuh setelah salam sebelum berkata-kata sebanyak 100 kali. Tidak diragukan lagi hajat itu akan terkabul. Bi idznillah Insya Allah
( Ijazah : KH.Hanifun Nusuk, Pekalongan )

4.Didawamkan rutin setiap ba’da maghrib 3x, Insya Allah tidak akan menghadapi cobaan yang menghinakan, seperti turun karier, jabatan dan derajatnya. ( Ijazah : Al-Maghfurlah KH.Kholil Bisri, Rembang )

5.Jika dibaca setiap mengakhiri bilangan seratus dari bacaan sholawat sebelumnya ( Sholawat Nurul Anwar), dalam jangka waktu 41 hari, apa yang dihajatkan misalnya kenaikan pangkat dan lain-lain akan terkabulkan dengan izin Allah .( Ijazah : Al-Maghfurlah KH.Kholil Bisri, Rembang )

6.Sebaiknya dibaca sekali setiap selesai sholat maghrib dan shubuh secara rutin, untuk memperoleh berkah dalam hidup. .( Ijazah : Al-Maghfurlah KH.Kholil Bisri, Rembang )

7.Atau bagi pembaca yang mengalami persoalan persoalan yang rumit/hajat besar seperti ingin menikah tapi belum ada biaya, pengen punya rumah atau apapun itu yang menurut pembaca sulit sekali untuk diraih, dicoba saja untuk membaca shalawat ini 500 kali dalam satu majlis dan dalam keadaan suci dari hadast.Niscaya hajatnya itu akan kesampaian ! .( Ijazah : Al-Maghfurlah KH.Kholil Bisri, Rembang )

8.Jika anda dirampok/kemalingan, pembaca bacakan sholawat ini 1111 kali, Insya Allah jika tidak dikembalikan maka perampok/maling itu akan mendapat malapetaka.
( Ijazah : KH.Ahmad Zainuri Rosyid, Kendal )

9.Bagi anda yang ingin membeli sesuatu misalnya sawah,tanah atau rumah orang lain, supaya dikasih harga murah.Sholawat ini diwiridkan 11 kali ba’da sholat fardhu.Insya Allah, anda akan diberi harga murah meriah. ( Ijazah : KH.Ahmad Zainuri Rosyid, Kendal )

10.Untuk mengusir perkumpulan maksiat didesa/kampung yang sering dipakai untuk minuman keras, judi atau apasaja yang haram, coba bacakan diair sebanyak 1000 kali setelah rampung air itu disiramkan ketempat biasa yang sering dipakai untuk berkumpul mereka yang maksiat.Insya Allah bubar.
( Ijazah : KH.Ahmad Zainuri Rosyid, Kendal )

Perhatian ! Sholawat ini besar sekali pengaruhnya, bukan sekedar biasa. Sebaiknya dijadikan wiridan rutin.
Sholawat ini juga dapat untuk melunturkan sihir/guna-guna dengan cara dibaca di air 41 kali kemudian diminumkan dan dimandikan kepada yang terkena sihir/guna-guna itu.

Sekilas tentang As-Sayyid Ahmad Al-Badawi Al-Huseini R.A
Sholawat ini diciptakan oleh seorang Wali Agung bernama As-Sayyid Al-Quthb Al-Kamil As-Syaikh Ahmad Al-Badawi Al-Huseini R.a, seorang dari keturunan Rasulullah SAW.Oleh para sufi beliau dijuluki Permata Cemerlang dari Perbendaharaan Ahlul Bayt.Ia bertugas sebagai guru dan pendakwah dikalangan petani didaerah pedalaman.

Syaikh Ahmad Badawi keturunan Rasulullah SAW melalui sayyidina Husein RA.Pihak ibunya juga keturunan Rasulullah SAW.Nenek dari pihak ibunya adalah keturunan raja yang pernah memerintah maroko.Waliyullah yang dilahirkan pada 596 H di Fez, Maroko ini meninggal dunia pada selasa 12 Rabiul Awal 675 H dalam usia 79 tahun di kota Tantha atau Tanandhita. Dia Wali Allah yang sangat terkenal,setiap hari makamnya senantiasa dikunjungi ribuan peziarah yang datang dari perbagai penjuru kota dan desa dengan berbagai niat dan hajat.

Berwasilah dengan beliau, Insya Allah dikabulkan karena Allah sangat memuliakan walinya ini.Popularitasnya sangat tinggi dimata para sufi, beliau pendiri tarekat Al-Ahmadiyah atau yang dikenal juga sebagai tarekat Al-Badawiyah.Syekh Ahmad Badawi menerima ijazah tarekat dari Syaikh Al-Birri.Beliau tak pernah mengarang sembarang kitab.Kitabnya Cuma ada satu itupun tulisan salah satu muridnya dari diktean syekh Ahmad Badawi

Kitab ini sampai sekarang masih tersimpan dimasjidnya di Tantha.Sepanjang hidupnya beliau terkenal memiliki banyak karomah.Diantara amalan syaikh Ahmad Badawi yang masih populer dan diamalkan umat islam diseluruh dunia adalah Shalawat An-Nur dan shalawat Al-Qabdlah yang dikenal juga sebagai shalawat Ar-Ra`isiyyah.Beliau juga meninggalkan beberapa hizib atau rangkaian doa ringkas yang diamalkan oleh pengikut tarekat Al-Ahmadiyyah Badawiyyah pada waktu shubuh dan pada waktu Isya`.

Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam translet bahasa.


SHALAWAT MA’RIFAT


ALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH; SHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAASAYYIDINAA WAMAULAANAA,WASYAFII’INAA,WAHABIIBINAA,WAQURROTI A’YUNINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU’ALAIHI WASALLAMA KAMAA HUWA AHLUH; NAS-ALUKALLOOHUMMA BIHAQQIHI AN TUGHRIQONAA FII LUJJATI BAHRIL WAHDAH; HATTAA LAA NAROO WALAA NASMA’A, WALAA NAJIDA WALAA NUHISSA, WALAA NATAHARROKA WALAA NASKUNA ILLAA BIHAA; WATARZUQONAA TAMAAMA MAGHFIROTIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA NI’MATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MA’RIFATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MAHABBATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA RIDLWANIKA YAA ALLOH; WASHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAIHI WA’ALAA AALIHI WASHOHBIH. ‘ADADAMAA AHAATHOBIHII ‘ILMUKA WAAHSHOOHU KITAABUK; BIROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIIN, WALHAMDU LILLAAHI ROBBIL’AALAMIIN…………. (7X)

Artinya : Yaa Alloh, sebagaimana keahlian ada pada-MU, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami, Pemimpin kami, Pemberi Syafa’at kami, Kecintaan kami, dan Buah jantung hati kami Kanjeng Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi WaSallam yang sepadan dengan keahlian Beliau, kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, dengan hak kemuliaan Beliau, tenggelamkanlah kami didalam pusat dasar samudra ke-Esaan-MU sedemikian rupa sehingga tiada kami melihat dan mendengar, tiada kami menemukan dan merasa, dan tiada kami bergerak maupun berdiam, melainkan senantiasa merasa didalam samudra Tauhid-MU dan kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, limpahilah kami ampunan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ni’mat karunia-MU yang sempurna Yaa Alloh, sadar ma’rifat kepada-MU yang sempurna Yaa Alloh, cinta kepad-MU dan menjadi kecintaan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ridho kepada-MU dan memperoleh ridho-MU pula yang sempurna Yaa Alloh. Dan sekali lagi Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat salam dan barokah atas Beliau Kanjeng Nabi dan atas keluarga dan sahabat Beliau sebanyak bilangan segala yang diliputi oleh Ilmu-MU dan termuat di dalam Kitab-MU, dengan Rahmat-MU Yaa Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian alam.


SHALAWAT PENARIK REJEKI


Banyak sekali keutamaan yang bisa kita peroleh dari bershalawat. Sebelum membahas mengenai shalawat penarik rejeki terlebih dahulu perlu kita ketahui dasar-dasar (dalil) bershalawat sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 56 “INNALAAHA WAMALAA IKATAHU YUSHALLUUNA ‘ALAN NABII YAA AYYUHALLADZIINA AAMANUU SHALLUU ‘ALAIHI WA SALLIMU TASLIIMAN” “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNYA bershalawat atas Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan berilah salam dengan sungguh-sungguh”

Berikut ini saya paparkan dua buah shalawat penarik rejeki yang diambil dari kitab Sirrul Jallil karya Sayyid Hassan As-Syadzilli yaitu SHALAWAT NURUD DZATII dan SHALAWAT AL FATIH oleh Sayyid Muhammad Bakry yang Insya Allah atas ijinNYA sebagai shalawat penarik rejeki.

Hendaknya sebelum bershalawat dibawah ini lakukan tertib sebagai berikut: a. Berwudhu b. Mendirikan sholat hajat dan sholat tahajud c. Banyak membaca shalawat tersebut Selain dibaca setelah sholat hajat dan sholat tahajud, lebih baik lagi jika dibaca setiap bakda sholat fardhu. Lakukakan dengan istiqomah semoga Allah meridhoi hajat saudara2. Tetapi usaha lahir hendaknya tetap terus diupayakan disamping usaha batin.

SHALAWAT NURUD DZATII

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NUURIDZAATII WASSIRRIS SAARII FII SAAIRIL ASMAAI WASHSHAFAATI WA’ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WASALLIM

SHALAWAT AL FATIH

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL FAATIHI LIMAA AGH LIQA WAL KHAA TIMI LIMAA SABAQA WANNAASHIRIL HAQQI WALHAADII ILAA SHIRATTHIKAL MUSTAQIIMI SHALLALLAAHU’ ALAIHI WA’ALAAA AALIHI WA ASHAABIHI HAQQA QADRIHI WAMIQDAA RIHIL A’DZIIM


SHALAWAT SULTHON↔RAJA SHALAWAT

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَحْمَةِ الله
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ فَضْلِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد بِعَدَدِ خَلْقِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا فِى عِلْمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَرَمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ حُرُوْفِ كَلاَمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَلِمَاتِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ قَطْرِ اْلاَمْطَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ وَرَقِ اْلاَشْجَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَمْلِ اْلقِفَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ اْلحُبُوبِ وَ اْلثِمَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا اَظْلَمَ عَلَيْهِ اللَّيْلِ وَ اَشْرَقَ عَلَيْهِ النَّهَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّ عَلَيْهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلَّ عَلَيْهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ اَنْفَاسِ اْلخَلْقِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ لُجُُوْمِ السَمَوَاتَََِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد بِعَدَدِ كُلٍَّ شَىْءٍ فِى الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ
وَصَلَوَاتُ اللهِ وَ مَلاَءِكَتَهُ وَ اَنْبِيَاءِهِ وَ رُسُلِهِ وَ جَمِيْعِ خَلْقِهِ عَلَى سَيِّدِ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اِمَامِ اْلمُتَّقِيْنَ
وَ قَاءِدِ غُرِّ اْلمُحَجِّلِيْنَ وَ شَفِيْعِ اْلمُذْنِبِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ اصْحَابِهِ وَ اَزْوَاجِهِ
وَ ذُرِّيَتِهِ وَ اَهْلِ بَيْتِهِ وَ اْلاَءِمَّةِ اْلمَضِيِّيْنَ وَ اْلمَشَاءِخِ اْلمُتَقَدِّمِيْنَ وَ الشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ
وَ اَهْلِ طَاعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ مِنْ اَهْلِ السَّمَوَاتِ وَ اْلاَرَضِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
وَ يَا اَكْرَمَ اْلاَكْرَمِيْنَ وَ اْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَ صَلَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلِّمْ

Artinya :
“Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah rahmatnya Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah keutamaan dari Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah ciptaan Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa-apa yang ada dalam pengetahuan Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kemuliaan dari Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah huruf Kalamullah (Kitab-Kitab Allah). Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kalimat Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak tetesan air hujan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah daun-daun pepohonan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah butir pasir di gurun. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah biji-bijian dan buah-buahan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah yang dinaungi kegelapan malam dan diterangi oleh benderang siang. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang telah bershalawat kepadanya. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang belum bershalawat kepadanya. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah napas-napas makhluk ciptaan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa yang ada di seluruh langit. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah tiap-tiap sesuatu yang ada di dalam dunia dan akhirat. Dan segenap shalawat dari Allah beserta para malaikat-Nya, dan para Nabi-Nya, dan para Rasul-Nya, dan seluruh ciptaan-Nya, semoga tercurah atas junjungan para Rasul, pemimpin orang-orang yang bertaqwa, pemuka para ahli surga, pemberi syafa’at orang-orang yang berdosa, Nabi Muhammad dan juga atas keluarganya, para sahabatnya, istri-istrinya, keturunannya, ahli baitnya, para pemimpin yang telah lampau, para guru yang terdahulu, para syuhada dan orang-orang soleh, dan yang senantiasa taat kepada Allah seluruhnya, dari penghuni bumi dan langit, dengan rahmat-Mu, wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan Engkau Yang Maha Mulia dari semua yang mulia, segala pujian bagi Allah Tuhan alam semesta. Dan shalawat serta salam atas Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.”


SHALAWAT TSALJUL QULUB


YAA SYAFI’AL-KHOLQISH-SHOLAATU WASSALAAM ” ‘ALAIKA NUUROL KHOLQI HAADIYAL ANAAM
WA ASHLAHUU WA RUUHAHU ADRIKNII ” FAQODH DHOLAMTU ABADAW-WAROBBINII
WA LAISA LII YAA SAYYIDII SIWAAKA ” FA-IN TARUDDA KUNTU SYAKHSON HAALIKAA …….(3x)

Artinya : Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan “Duhai Nur cahaya makhluq, pembimbing manusia “Duhai unsur dan jiwa makhluq, bimbing dan didiklah diriku “Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu “tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii “jika engkau hindari aku (akibat keterlaluan berlarut-larutku), pastilah ‘ku ‘kan hancur binasa.

Selamat mengamalkannya.


SHALAWAT WAHIDIYAH


ALLOOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAASAYYIDINAA MUHAMMADIW-WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. FII KULLI LAMHATIW WA NAFASIM BI’ADADI MA’LUMAATILLAAHI, WA FUYU DHOTIHI WA AMDAADIH. …….(100X)

Artinya : Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan Alloh.


SHOLAT AL-KIFAYA


Upaya untuk memohon perlindungan dari Allah SWT dari segala macam bahaya baik yang nyata dan gaib. Melindungi kita dari rasa was-was dan ketakutan yang terselubung di hati. Bentuk doa yang sesuai dengan syariat ini dinamakan sholat al-kifaya. Sholat ini dituntunkan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani, pemimpin para wali Allah.

Sholat ini terdiri dari dua rak’at, yang dapat dilakukan setiap saat. Dalam setiap rakaat, kita harus membaca: (1). AL FATIHAH sekali, dilanjutkan dengan membaca 
(2). QUL HUWA’LLAHU AHAD (Katakanlah:” Dia-lah Allah, Yang Satu) 10 kali dan dilanjutkan dengan membaca: FA-SA-YAKFI-KA-HUMU ‘LLAH: S-SAMI’U’ L WA HUWA ‘-’ALIM 10 kali yang artinya Allah akan memberikan perlindungan yang memadai terhadap mereka; Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (2:137)

SETELAH SHOLAT
-Setelah mengucapkan salam, membaca doa berikut:

ya Allah ya Rahman: ya Mannan: ya Hannan: ya Musabbahan Lisan bi-kulli: “Ya Allah! Tuhan Yang Maha Pemurah! Yang Maha Pemurah!, Pengasih! Engkau yang dimuliakan dalam setiap bahasa!

ya mabsutatan Man bi’l-khairi bla-hu: Engkau yang bertangan Maha Luas, menawarkan semua yang baik!

Kafiya ya Muhammad (Salla ‘alaihi wa llahu’alai-hi) al-Ahzab: Pelindung Muhammad (Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian) dari persekongkolan!

wa ya Kafiya Ibrahima (‘alai-hi’ s-salam): Pelindung Ibrahim dari api!

ya Kafiya Musa (‘alai-hi’ s-salam) Fir’aun: Pelindung Musa dari Firaun!

Kafiya ya ‘Isa (‘ alai-hi ‘s-salam) al-jababira: Pelindung Isa dari para tiran kejam!

wa ya Kafiya Nuhan (‘alai-hi’ s-salam) al-gharaq: Pelindung Nuh dari [tenggelam dalam] Banjir!

wa ya Kafiya Lutan (‘alai-hi’ s-salam) fuhsha qawmi-h: Pelindung Lut dari kekotoran umat-Nya!

Kafiya ya min kulli shai’in wa la-hu min yukfa Shai ‘: Pelindung dari segalanya, dari apa- apa dan siapapun yang bisa dilindungi!

ya A’ishata Kafiya ‘(radiya’ llahu ‘an ha-) wa Asiya: Pelindung ‘Aishah (semoga Allah berkenan dengannya) serta Asiya!

ikfi-azima ni ” l-bala’i min kulli shai’in akhafa hatta la wa la akhsha ma’a ‘smi-ka’ shai’a a’zami l-l-’Azhimi ‘. Lindungi aku dari kesusahan yang besar karena apa saja, sehingga, dengan Kebesaran Nama-Mu Yang Mahakuasa, Aku tidak ada alasan untuk takut dan ketakutan.


SHOLAT DAIM HADAPI 17 RIBU BOM TAUHID


Masih ingat kisah nyata seseorang pahlawan tauhid. Perempuan pula. Namun berani menceburkan diri ke dalam tungku api gara-gara menggenggam keyakinan bahwa Tuhan itu adalah Allah SWT dan bukan yang lain? Ya..Namanya Masyitoh, seorang budak tukang sisir keluarga Firaun di Mesir.

Suatu ketika, Firaun geram dengan meluasnya pengaruh Musa A.S di masyarakat Mesir. Hingga di dalam kerajaan Mesir juga sudah mulai bertebaran pengikut Musa namun mereka masih diam-diam karena ancaman nyawa dari Firaun bila mengingkari bahwa dirinya adalah Tuhan. Sementara ajaran Musa berbunyi Tuhan hanya satu yaitu Allah SWT.

Terkuaknya keimanan Siti Masyitoh ini bermula ketika suatu hari budak perempuan ini menyisir rambut putri Fir’aun. Tiba-tiba sisir itu terjatuh, dan seketika Siti Masyitoh mengucap “Astaghfirullah…” Sehingga terbongkarlah keimanan Siti Masyitoh yang disembunyikannya. Mendengar ceritera putri Firaun bernama Hamman bahwa sang pelayan berani memeluk keyakinan yang dibawa Musa, Fir’aun naik pitam. “Panggil Masyitoh kemari”, perintah Fir’aun kepada pengawalnya. Masyitoh datang menghadap Fir’aun dengan tenang. Tidak ada secuil pun perasaan takut di hatinya. Ia yakin Allah senantiasa menyertainya.

“Masyitoh, apakah benar kamu telah memeluk agama yang dibawa Musa?”. Tanya Fir’aun. “Benar”, jawab Masyitoh mantap. “Kamu tahu akibatnya ? Kamu sekeluarga akan saya bunuh”, bentak Fir’aun. “Saya memutuskan untuk memeluk agama Allah, karena saya telah siap pula menanggung segala akibatnya” “Masyitoh, apa kamu sudah gila…Kamu tidak sayang dengan nyawamu, suamimu dan anak-anakmu” Masyitoh menjawab: “Lebih baik mati daripada hidup dalam kemusyrikan.“

Melihat sikap Masyitoh yang tetap teguh memegang keimanannya, Fir’aun memerintahkan kepada para pengawalnya agar menghadapkan semua keluarga Masyitoh kepadanya. “Siapkan sebuah belanga besar, isi dengan air dan masak hingga mendidih” perintah Fir’aun lagi. Ketika semua keluarga Siti Masyitoh telah diseret di depannya, Fir’aun memulai pengadilan..

“Masyitoh, kamu lihat belanga besar di depanmu itu. Kamu dan keluargamu akan saya rebus. Saya berikan kesempatan sekali lagi, tinggalkan agama yang dibawa Musa dan kembalilah untuk menyembahku. Kalaulkah kamu tidak sayang dengan nyawamu, paling tidak pikirkan keselamatan bayimu. Apakah kamu tidak kasihan padanya” Mendengar kalimat terakhir Fir’aun, Siti Masyitoh sempat bimbang. Tidak ada yang dikhawatirkannya dengan dirinya, suaminya, dan anak-anaknya yang lain, selain anak bungsunya yang masih bayi.

Naluri keibuannya muncul. Ditatapnya bayi mungil dalam gendongannya. “Yakinlah Masyitoh, Allah pasti menyertaimu”, kata sisi batinnya yang lain. Ketika itu terjadilah suatu keajaiban. Bayi yang masih menyusu itu berbicara kepada ibunya, “Ibu, janganlah engkau bimbang. Yakinlah dengan janji Allah” melihat bayinya dapat berkata-kata dengan fasih, menjadi teguhlah iman Siti Masyitoh. Ia yakin hal ini merupakan tanda bahwa Allah tidak meninggalkannya.

Gusti Allahpun membuktikan janji-Nya pada hamba-hamba-Nya yang memegang teguh keimanannya. Ketika Siti Masyitoh dan keluarganya dilemparkan satu persatu pada belanga itu, Allah telah terlebih dahulu mencabut nyawa mereka, sehingga mereka tidak merasakan panasnya air dalam belanga itu.

Ketika Nabi Muhammad SAW ber-Isra dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, beliau mencium aroma wangi yang berasal dari sebuah kuburan. “Kuburan siapa itu Jibril?” tanya Nabi. “Itu adalah kuburan seorang wanita shalihah yang bernama Siti Masyitoh,” jawab Jibril.

Itulah sedikit kisah nyata yang menggambarkan betapa berat menggenggam keyakinan akan kebenaran ayat-ayat-Nya/rumus-rumus-Nya dan akhirnya mengakui bahwa semua yang ada ini ciptaan-Nya. Ganjarannya adalah kemuliaan hidup abadi yang aromanya menebar di seluruh penjuru langit seperti Siti Masyitoh tersebut. Lain dulu lain pula tantangan di jaman sekarang….

Kini, kita dihadapkan pada berbagai hal yang menggoyahkan keyakinan. Kita ditantang oleh TUJUH BELAS RIBU BOM SIAP MELEDAK, BOM ITU yang sesungguhnya menjadi PENGHANCUR akidah ketauhidan kita bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH dan MUHAMMAD ADALAH RASUL-NYA.

PENGHANCUR akidah itu amat banyak dan siap untuk menjerumuskan kita hingga ke taraf binatang. Misalnya mulai yang sederhana: yakin bahwa dokter atau dukun yang menyembuhkan penyakit, uang adalah sumber kebahagiaan, tidak bisa senang tanpa kau disisiku, kedudukan pangkat derajat, harta benda dan wanita cantik mulus aduhai dan seterusnya…

PENGHANCUR akidah yang berat seperti: pengetahuan adalah alat pencerahan, akal budi adalah segala-galanya, agama saya adalah satu-satunya yang paling benar, tidak bisa hidup tanpa kepercayaan A, B, atau C, dan seterusnya…

Perlulah diketahui bahwa BERTAUHID MURNI adalah HANYA MENGAKUI BAHWA ALLAH SWT ADALAH SATU-SATUNYA TUHAN PENGUASA ABSOLUT ALAM SEMESTA. IMPLEMENTASINYA PENGAKUAN TERSEBUT BERPERILAKU YANG MENCERMINKAN KEYAKINAN DIA ADALAH SUMBER SEGALA-GALANYA. BAHWA DIA ADALAH SUMBER KEPERCAYAAN DAN ILMU PENGETAHUAN, SUMBER ENERGI ALAM SEMESTA, SUMBER KEBAHAGIAAN, SUMBER CINTA KASIH, SUMBER KEBERADAAN SEGALA SESUATU, dan seterusnya.

ALLAH SWT adalah SATU-SATUNYA GURU SEJATINYA MANUSIA DAN HANYA KEPADA-NYA BATIN MANUSIA HARUS DIFOKUSKAN, DIARAHKAN, DIKOMUNIKASIKAN, DAN DIPASRAHKAN DETIK DEMI DETIK… TIDAK ADA YANG LAIN. APAKAH ITU DALAM POSISI DUDUK, BERDIRI, BERJALAN, DAN BERBARING. BATIN YANG SELALU MEMANGGIL HU ALLAH…HU ALLAH…. Inilah yang dinamakan SHOLAT DAIM.

Semoga saya, Anda, dan Kita semua kuat untuk memegang ketauhidan yang sangat berat ini dengan perlindungan Gusti Allah. Dan hati kitapun tanpa ragu siap untuk memegang bom di tangan yang pasti meledak seperti Siti Masyitoh.


SHOLAT SEPANJANG MALAM


Agar hidup kita semakin bermakna dan Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa mencatat seluruh laku perbuatan kita bernilai ibadah, 
caranya mudah : 
SEBELUM TIDUR, LAKUKAN WUDHU DAN MULAILAH UNTUK SHOLAT DENGAN POSISI BERBARING LAYAKNYA TIDUR. NIATKAN DIRI ANDA UNTUK SHOLAT TAHAJUD. LAKUKAN SHOLAT SEPERTI SHOLAT BIASA DENGAN BACAAN SURAT YANG LAMA DAN PANJANG HINGGA ANDA TERLELAP DENGAN SENDIRINYA…

Maka seluruh malam itu amalan Anda akan dicatat sebagai ibadah sholat. Namun bila Anda niatnya untuk tidur, maka amalan tidur kita tidak dicatat sebagai ibadah. Menguntungkan bukan?

Untuk para alim ulama, ustadz dan santri…Janganlah amalan yang baik ini dianggap sebagai bid’ah, namun anggap ini kreasi kita sebagai manusia yang bebas menentukan cara dan jalan untuk menuju pada jalan Tuhan Yang Maha Membebaskan dan bukan Maha Mempersulit. Kita perlu positif thinking, tidak selayaknya perbuatan ibadah yang mulia ini dinilai mengada-ada. Lebih baik mana sholat dengan posisi tidur atau mabuk-mabukan, selingkuh, korupsi, mengkonsumsi narkoba, tawuran, dan kebut-kebutan?


SHOLAWAT AL FAATIH


Ass wr wb. Sedulurku yang dimuliakan Allah SWT, Akan dipaparkan sholawat SHOLAWAT AL FAATIH, sholawat kunci pembuka ‘aras langit’ dengan tujuan semata-mata untuk mencari Ridho Allah. Tidak diperkenankan mengamalkan sholawat ini demi tujuan mendapatkan karomah/keajaiban-keajaiban keduniawian yang tidak masuk akal dan mengatasi sunatullah/hukum alam. Kalau hanya untuk membuktikan adanya karomah/keajaiban/kesaktian, bukankah hidup kita ini sendiri juga sudah ajaib?? bukankah dulu kita tidak ada, lalu sekarang ada dan nanti kita ditiadakannya lagi oleh YANG MAHA ADA?

Tidak perlu pula mempertanyakan apakah amalan ini berkhodam atau tidak karena apabila kita berpikir/memberi muatan niat semacam ini justeru kita akan digolongkan orang yang beramal namun mengharapkan pamrih. Ini derajat dan maqom paling rendah seorang pejalan spiritual. Untuk beribadah, kita senantiasa haruslah SEPI ING PAMRIH TANPA TENDENSI APAPUN JUGA KECUALI RIDHO-NYA.

Kita memang boleh meminta kepada Allah dengan doa apa saja dan bahasa apa saja sesuai dengan hajat kita. Doa adalah bukti penghambaan kita kepada-NYA. Namun sampaikan secara ETIS dan SOPAN SANTUN. Lha wong meminta kepada orang tua saja harus sopan dengan bahasa yang tidak menggurui dan memerintah, apalagi meminta kepada Tuhan?

Tuhan bukan pelayan mall, yang melayani permintaan sesuai keinginan kita. Tuhan pasti mendengar dan mengetahui keinginan serta kebutuhan kita dengan kemuliaan-NYA. Dia akan mengganti permintaan kita karena DIA Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita. Jadi jangan pernah putus asa bila harapan kita tidak/belum dikabulkan-NYA. Sebab bisa jadi harapan kita itu salah dan keliru. DAN APAPUN KEPUTUSAN-NYA setelah kita memohon adalah keputusan terbaik sebagai pembelajaran agar kita nanti masuk ke dalam “AKHIR YANG BAIK”

Ya, apakah pantas Tuhan melayani permintaan kita terus terusan??? Siapakah kita ini?? Seorang pengemis yang tidak pandai berterima kasih….Harusnya kitalah yang melayani-NYA dengan taqwa dan amal sholeh. Pandai-pandai bersyukur dengan apa yang kita miliki dan kita nikmati sekarang ini. Udara, kedipan mata, hidup, waktu dan kesempatan untuk berbuat baik dan mulia adalah rezeki yang tidak pernah bisa kita gantikan dengan apapun yang kita miliki, bahkan dengan puja puji dan amal sholeh sepanjang umur kita. Masih belum cukup untuk membayar rezeki-NYA yang mengalir detik per detik dalam hidup kita ini.

Sebelum membaca sholawat ini, hati dan qalbu kita harus bersih dari segala ketidakikhlasan dan niat yang mengotori tauhid. Jadi niat perlu ditata terlebih dulu agar tidak ada unsur syirik saat mengamalkan doa. Insya allah, ridho Allah melalui wasilah Muhammad, sang kekasih Allah akan datang. Baca amalan ini setelah sholat fardhu atau atau waktu-waktu terbaik (1/3 malam) atau waktu kapanpun. Jumlahnya terserah sesuai hati nurani anda karena kunci diijabahinya amalan bukan karena melantunkannya berapa ratus atau ribuan kali. Namun karena ikhlasnya kita mengamalkannya. Misalnya 1000 x membaca dengan hati nggrundel karena kecapekan akan percuma saja dibandingkan 3 x membaca tapi hati ikhlas karena Allah Ta’ala.

Inilah sholawat tersebut…..

“ALLAHUMMA SHOLLI WASALLIM WABAARIK ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN AL FAATIHI LIMAA UGHLIQU WAL KHOOTIMI LIMAA SABAQO WANNASHIRIL HAQQO WAL HAADII ILAA SHIROTIKAAL MUSTAQIIM. SHOLLALLAHU ALAAIHI WA ALAA AAALIHII WA’ASHKHABIHII HAQQO QODRIHII WAMIQDAARIHIL ADZIIM”
(Ya Allah, limpahkan sholawat, salam dan berkah kepada Sayidina Muhammad, pembuka hal-hal yang terkunci, penutup perkara-perkara yang sudah berlalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan penunjuk jalan kepada Jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah senantiasa melimpahkan sholawat kepadanya, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi).

Terakhir, saya mohon beribu maaf bila masih ada hasrat dan niat kotor di hati saya saat menuliskan sholawat ini. Ini semata-mata karena keterbatasan dan kebodohan saya pribadi.Apabila ada salah kata dan transliterasi, kami mohon bantuan poro sedulur untuk menyempurnakannya karena kami mendapatkan amalan ini setelah olah batin bersama sedulur spiritual saya: “he men”. Alfatihah untuk beliau. Lebih kurangnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Matur nuwun. Wass wr wb.


SHOLAWAT BADAWI KUBRO



AullooHumma sholli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa wamawlaanaa Muhammadin syajarotil ashlin nuuroo niyyati walam ‘atil Qob dhotir rohmaaniyyati shuurotil jismaaniyyati wa ‘ma’ dinil asroorir robbaa niyyati wa khozaaa-inil ‘uluumil ishthifaa-iyyati shoohibil Qobdhotil ashliyyati walbaH jatis saniyyati warrutbatil ‘aliyyati manin darojatin nabiyyuuna tahta liwaa-iHi faHum minHu wa-ilayHi washolli wasallim wabaarik ‘alayHi wa ‘alaa aaliHii wa shohbiHii ‘adada maa kholaQta wa rozaQta wa amatta wa ahyayta ilaa yawmi tub ‘a tsu man afnayta wasallim tasliimaan ka tsiiroo walhamdulillaaHi robbil ‘aalamiin.

Artinya :
“Ya Allah limpahkanlah rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w., sebagai sumber cahaya, sebagai genggaman kesayangan yang berkilauan, sebagai manusia yang paling utama, semulia-mulia jasad, tambang rahasia ketuhanan dan khazanah ilmu-ilmu yang terpilih dan suci. Pemilik genggaman yang asli, yang gemilang dan kedudukan yang tinggi di mana kenabian berlangsung di bawah panjinya. Maka mereka adalah di bawah perintahnya. Rahmatilah dan karuniakanlah kesejahteraan dan keberkatan ke atasnya, ahli keluarganya dan para sahabatnya sebanyak bilangan barang apa yang telah Engkau ciptakan, yang Engkau karuniakan rezeki, yang Engkau matikan dan hidupkan hinggalah ke hari di mana Engkau bangkitkan orang yang telah Engkau matikan. Karuniakanlah kesejahteraan ke atasnya dengan kesejahteraan yang sebanyak-banyaknya dan segala pujian milik Allah Tuhan semesta alam”.

-BACALAH SHOLAWAT INI 3x TIAP USAI SHOLAT FARDU DAN DIBACA
7x TIAP MAU TIDUR.

FADILAH:
-Terhindar dari sihir dan dari segala kejahatan lahir dan batin.
-Kerezekian
-Mendapat cahaya batin dan terbuka beberapa rahasia yang ghoib.


TIGA SHOLAWAT HEBAT


Orang yang bersholawat didoakan para malaikat.
Diriwayatkan dari Nabi SAW. Bahwasanya Nabi bersabda, �Aku didatangi malaikat Jibril As, Isrofil As, Izroil As, dan Mikail As.
Jibril berkata, �Wahai Rasulullah, barangsiapa yang bersholawat kepadamu sepuluh kali maka saya membela/mengambilnya dan menyuruhnya menyebrang pada titian shirotol mustaqim. Mikail berkata, �Saya akan memberinya minum dari telagamu. Isrofil berkata, �Saya akan bersujud kepada Allah dan tidak akan mengangkat kepalaku sehingga dia diampuni Allah. Izroil berkata, �Saya akan memegang ruhnya sebagaimana saya memegang arwah para nabi. (Al-Hadits.Riyadushshoolihiin, hal.33).

Seribu kali bersholawat mendapat ganjaran surga.
Barangsiapa bersholawat kepadaku dalam sehari seribu kali, maka dia tak akan mati sehingga ia digembirakan dengan surga. (HR.Abu Syekh dari Anas RA).

faedah bersholawat.
Jika kita perhatikan ratusan hadits di beberapa kitab yang menjelaskan tentang sholawat, dapat disimpulkan bahwa faedah2 bersholawat adalah sebagai berikut :
1. Dapat memperoleh limpahan rahmat dan kebajikan dari Allah SWT.
2. Dapat memperoleh kebajikan, mengangkat/meninggikan derajat, menghapuskan kejahatan, kesalahan dan dosa.
3. Memperoleh pengakuan kesempurnaan iman, jika kita membacanya 100 kali.
4. Menjauhkan kerugian, penyesalan dan digolongkan ke dalam golongan orang2 yang sholeh.
5. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
6. Memperoleh pahala seperti pahala memerdekakan hamba sahaya.
7. Dapat memperoleh syafaat.
8. Memperoleh penyertaan dari malaikat Rahmat.
9. Menghilangkan kesusahan, kegundahan dan melapangkan rizki.
10. Melapangkan dada, hati yang sempit, jika seseorang
membacanya seratus kali.
11. Menghapuskan dosa, jika seseorang membacanya tiga kali setiap hari.
12. Menggantikan sebagai sedekah bagi orang yang tidak mampu bersedekah.
13. Melipatgandakan pahala yang diperoleh,
terutama jika seseorang memperbanyak membaca sholawat di hari jum�at.
14. Mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah SAW dihari kiamat.
15. Menjadikan sebab doa kita diterima dan dikabulkan Allah.
16. Dapat melepaskan diri dari kebingungan dihari kiamat. Maka apabila seseorang meninggalkan membaca sholawat kepada Nabi, maka ia akan menghadapi kebingungan dan kekacauan di hadapan mahkamah Allah di Padang Mahsyar.
17. Memenuhi satu hak nabi atau memenuhi suatu ibadat yang diwajibkan rasul kepada umatnya. Seseorang yang tidak bersholawat berarti ia enggan memenuhi suatu hak Nabi yang wajib ia penuhi.
18. Dipandang sebagai seseorang yang mencintai Nabi. Dll.


Berikut beberapa 3 sholawat, diantaranya :

SHOLAWAT JIBRIL MUTHOWWIF BINNUUR.
(Jibri AS pemandu cahaya wahyu).


BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.
ALLAAHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA
MUHAMMADININ NUURIL KAAMILI WA ALAA SAYYIDINAA JIBRIILA AL-MUTHOWWIFI BINNUURI ROSUULI ROBBIL AALAMIIN YAA QORIIBU YAA MUJIIBU YAA SAMII ADDU�AA-I YAA LATHIIFAN BIMAA YASYAA�U NAWWIRILLAAHUMMA ALAINAA QULUUBANA WAQUBUURONAA WA ABSHOORONAA WABASHOO IRONA BIROHMATIN MINKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN.
Manfaat Sholawat Ini :
Sholawat untuk memperoleh salam dan sambutan para malaikat saat ajal menjelang, minimal dibaca 3x setiap selesai sholat fardhu dilakukan. Salam dan kebahagiaan Rasulullah Saw di alam barzakh, menyambut pemilik ruh ini ketika di dunia seringkali membacakannya hingga menyatu dalam kelembutan sifatnya.


SHOLAWAT AL-FATAH/ARSYIS TAWA ( PEMBUKA/KERAJAAN ARASY).

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.
ALLAAHUMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN ARSYIS TIWAA-I TAJALLIYAATIKA
WAKUNHI HUWIYYATIN TANAZZULAATIKAAN NUURIL AZHARI WASSIRRIL ABHARI WAL FARDIL JAAMI�I WAL WITRIL WAASI�I SHOLAATAN USYAAHIDU BIHAA AJAAIBAL MALAKUUTI WA ASTAJLIYA BIHAA AROOISAL JABARUUTI WA ASTAMTHIRU BIHAA GHUYUUTSAR ROHAMUUTI
WA ARTAADHU BIHAA AN ILAAQOTI NAASUUTIL BAHAMUUTI YAA LAAHUUTA KULLI NAASUUTI YAA ALLAH.
Manfaat Sholawat Ini :
Sholawat Syaikhul Akbar Sayyidi Muhyiddin Ibnul Arabi RA. Pembaca sholawat ini mengimbangi bacaan kitab Dalaa-ilul Khoiroot dan Insya Allah berkah sholawat ini pengamalnya akan sampai pada kemuliaan
pangkat ahli irfan.
Terbuka hijab antara dirinya dengan Rasulullah SAW, sehingga memungkinkannya
�Fana� bersama Rasulullah SAW sebelum ia merasakan �Fana� terhadap Allah SWT. Bagi para pengamal sholawat ini, Insya Allah memperoleh
�kedekatan� bersama dalam jumpa dengan Rasulullah Saw setiap saat.


SHOLAWAT MIZANUL ARDHI SAMAAWAAT.
(TIMBANGAN LANGIT DAN BUMI).

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.
ALLAAHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ALAA AALIHII SHOLAATAN TAZINUL ARODHIINA WASSAMAAWAATI ADADA MAA FII ILMIKA WA ADADA JAWAAHIRI AFROODI KUROTIL AALAMI WA ADH�AAFA DZAALIKA INNAKA HAMIIDUN MAJIIDUN.
Manfaat Sholawat Ini :
Sholawat ini disebutkan dalam kitab Kunuuzil Asror, tentang sholawat ini Syekh Al-Iyasy berkata, �Sholawat ini mempunyai rahasia (sir) yang sangat besar dan keutamaan yang sangat banyak serta menyamai 100.000 ribu sholawat yang lainnya bagi mereka yang mengamalkannya secara istiqomah kurang lebih selama 40 hari/lebih dari itu.
Cara mengamalkan sholawat ini mengandung keutamaan & hikmah yang luarbiasa bila sudah terasa karomahnya wah� sangat mengagumkan, dibaca 313x tiap usai sholat 5 waktu.


Label